Dari INTER-ACT Menuju BUILT-UP: Membangun Ketangguhan Iklim dan Kesejahteraan Inklusif dari Desa

Dari INTER-ACT Menuju BUILT-UP: Membangun Ketangguhan Iklim dan Kesejahteraan Inklusif dari Desa

Mandalika, 31 Juli 2025 —
Tiga tahun mendampingi desa dalam menghadapi dampak perubahan iklim, Program INTER-ACT akhirnya ditutup dalam sebuah kegiatan reflektif dan penuh semangat: Diseminasi Hasil Program dan Pembelajaran untuk Exit Strategi Berkelanjutan.

Namun penutupan ini bukan akhir cerita. Sebaliknya, inilah awal dari perjalanan baru: Program BUILT-UP (Building Inclusive Livelihood Transformation for Uplifting Prosperity) yang akan diluncurkan Oktober 2025 mendatang.

Belajar dari Desa, Bergerak Bersama Komunitas

Dalam sambutannya, Hairul Anwar, Wakil Direktur KONSEPSI sekaligus Program Manager INTER-ACT, menekankan bahwa program yang baik bukan hanya yang berdampak, tapi juga yang mampu meninggalkan jejak yang hidup.

“Kami merancang exit strategy bukan untuk selesai, tapi untuk dilanjutkan. Dengan hadirnya BUILT-UP nanti, semangat kolaborasi, inklusi, dan transformasi penghidupan di desa akan terus diperkuat,” ujarnya.

Cerita Nyata dari Segala Anyar dan Sukadana

Dua desa dampingan INTER-ACT, Segala Anyar dan Sukadana, berbagi praktik baik dalam forum ini. Mulai dari penggunaan pupuk organik, rumah tanam pemuda, pelibatan perempuan dan disabilitas, hingga penyusunan peraturan desa untuk mencegah pernikahan usia anak.

Keduanya juga membentuk komunitas MSI (Masyarakat Sadar Iklim) yang aktif dalam edukasi warga, pendampingan kasus sosial, dan kampanye literasi iklim dari warga untuk warga.

Pemerintah Daerah Dukung Kelanjutan Program

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, melalui Ibu Tri Widiastuti, menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program. Bahkan, pemerintah siap mengintegrasikan praktik baik ke dalam dokumen perencanaan desa dan kabupaten.

Lembaga-lembaga seperti DLH, BPBD, Bapperida, dan Dinas Sosial juga menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor agar upaya dari desa tidak terputus begitu saja.

14+ Rencana Aksi Siap Dijalankan

Dari sesi diskusi kelompok, peserta menyepakati rencana tindak lanjut yang mencakup:

✅ Pendaftaran desa sebagai lokasi ProKlim
✅ Penguatan komunitas MSI dalam struktur desa
✅ Pemetaan dan pemutakhiran data anak, disabilitas, dan kelompok rentan
✅ Pelibatan aktif perempuan dan pemuda dalam pembangunan
✅ Kampanye pencegahan pernikahan anak
✅ Pengelolaan sampah dan pertanian ramah lingkungan
✅ Fasilitasi legalitas bagi penyandang disabilitas

BUILT-UP: Program Lanjutan, Semangat yang Sama

Program BUILT-UP akan membawa misi baru: memperkuat penghidupan inklusif, kepemimpinan lokal, dan keterlibatan warga dalam membangun masa depan yang tangguh—tidak hanya terhadap iklim, tapi juga terhadap ketimpangan sosial dan ekonomi.

“Program boleh selesai, tapi gerakan harus hidup terus,” kata salah satu perwakilan komunitas dalam forum ini.

Bagikan Tulisan ini:

Lihat Artikel lainnya

Berlangganan Berita Kami

Jangan lewatkan Update Kegiatan-kegiatan terbaru dari Kami

Having Computer issues?

Get Free Diagnostic and Estimate From Computer Specialist!