Jumlah “Stunting” di Lombok Timur Harus Diturunkan

PENGALAMAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM POWER UP DI DESA GELORA DAN DESA LOYOK KECAMATAN SIKUR – LOMBOK TIMUR
7 February 2018
Laki-Laki Peduli dan Perempuan Bicara
24 April 2018

Jumlah “Stunting” di Lombok Timur Harus Diturunkan

Angka stunting(anak lambat tumbuh) di Lombok Timur (Lotim) masih tinggi. Data dari Dinas Kesehatan NTB, stunting di Lotim berada di 35.1 persen. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan presentase stunting di NTB yang mencapai 37.2 persen. Dalam upaya menurunkan jumlah anak penderita stunting di Lotim, KONSEPSI bekerjasama dengan Pemkab Lotim menggelar Sangkep Stunting dengan menghadirkan para pengambil kebijakan di Lotim.

Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lotim H. Ahsanul Khalik yang membuka Sangkep Stunting mengaku, stunting sebagai salah satu persoalan kesehatan yang berdapak pada kualias sumberdaya manusia menjadi perhatian pemerintah. Stunting, ujarnya, merupakan implikasi pola asuh yang kurang baik. terbatasnya layanan kesehatan, kurangnya akses keluarga terkait makanan bergizi, juga akses air bersih yang kurang. karenanya dibutuhkan upaya tepat melalui program intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif.

Stunting, ungkap Ahsanul merupakan persoalan bersama karena menyangkut masa depan bangsa dan harus diselesaikan dengan menyatukan gerak langkah dalam pembangunan di semua sektor. dan langkah tersebut harus dirumuskan bersama.

Kegiatan ini adalah ajang untuk pemangku kepentingan pembangunan di Kabupaten Lotim untuk mendiskusikan strategi – strategi efektif bagi upaya percepatan penurunan angka stunting di Lotim, khususnya pada 10 desa prioritas dari 4 Kecamatan. Desa yang menjadi prioritas adalah, di Kecamatan Suralaga ada Desa Bintang Rinjani dan Desa Bagik Puyung Timur. Sementara di Kecamatan Aikmel dan Lenek ada beberapa desa, yakni (Desa Kembang Kerang Daya, Lenek Durian dan Lenek Keli Bambang. di Kecamatan Sambelia ada Desa Belanting dan desa Dadap dan Kecamatan Jerowaru adalah Desa Batu Nampar, Desa Pandan Wangi dan Desa Batu Nampar Selatan).

Sumber : SUARA NTB Selasa, 24 April 2018. Hal 4

Beritan yang terkait http://lombokita.com/konsepsi-dan-pemda-lombok-timur-gelar-rembuk-stunting/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *