Konsultasi dan Koordinasi Ketahanan Pangan dan Gizi Di Kabupaten Lombok Timur

DISKUSI TEMATIK MULTISTAKEHOLDER ISU KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN DAN GIZI DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
23 October 2017
Pelatihan Penulisan Berita dan Pengisian Website Petani Hutan
23 October 2017

Jum’at, 20 Oktober 2017, Ruang Pertemuan Umum DKP Lotim.

Konsorsium KONSEPSI membuat pertemuan Diskusi Konsultasi dan Koodinasi Ketahanan Pangan dan Gizi di Kab. Lotim bertempat di Ruang Pertemuan Umum DKP Lotim, Pertemuan Tersebut di Pelopori oleh SNV (Stiching Nederlandse Vrijwilligers) yang berpusat di Belanda. pertemuan terseebut dihadiri Kepala Dines, DP3AKB, BPMD, Bappeda Lotim, Dikes Lotim, LPSDM, PKK, DKP, Dinas Pertanian, Sekdes dll. Pertemuan tersebut membicarakan ketersediaan pangan, keterjangkauan/ akses pangan, pemanfaatan /konsumsi pangan, pola konsumsi.

Biasanya anak Balita sangat rentan sekali terkena penyakit bawaan padahal masalahnya adalah kekurangan gizi dan pangan, dan indikator terjadinya keurangan Gizi dan Pangan adalah kemiskinan, dan tingkat kemiskinan di Lombok Timur Lumayan tinggi sehingga Lotim menjadi rentan terjadinya masalah kesehatan karena kekurangan gizi dan pangan.

Masalah kekurangan Gizi dan Pangan akan memancing terjadinya banyak penyakit, khususnya Stunting atau tinggi tubuh anak yang kecil tidak sesuai dengan umur anak tersebut, dimana Stunting juga mempengaruhi perkembangan otak anak dan sangat berbahaya untuk masadepan anak tersebut.

Untuk itu dalam pertemuan ini peserta lebih di arahkan untuk bagaimana memikirkan jalan keluar untuk mengatasi masalah stunting, sehingga pemerintah dan lembaga – lembaga daerah bekerjasama untuk bagaimana memngurangi terjadinya Stunting di masyarakat, maka di buatlah pertemuan- pertemuan di masyrakat dimana masyarakat di datangkan Narasumber untuk memberikan informasi dan Solusi untuk mengurangi Stungting, dimana penyebab utama terjadinya stunting karena masyarakat kekurangan Gizi dan Pangan.

Taufik#KONSEPSI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *