MIMPI PLAN VIVO PETANI HKm SANTONG DAN SAMBELIA

Pelatihan Penulisan Berita dan Pengisian Website Petani Hutan
23 October 2017
PELATIHAN PENGUATAN PENGURUS DAN PENGELOLA KOPERASI
6 November 2017

MIMPI PLAN VIVO PETANI HKm SANTONG DAN SAMBELIA MELALUI ToT PENYUSUNAN DOKUMEN PDD (PROJECT DESIGN DOCUMENT) PLAN VIVO

 

Mimpi dari petani hutan di HKm Santong Lombok Utara dan HKm Sambelia Lombok Timur adalah pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan dengan tidak melupakan kesejahteraan pengelolanya. Selama ini, masyarakat di kawasan tersebut sangat bergantung kepada hasil – hasil dari pengelolaan hutan. Namun ancaman bagi kelestarian bagi kawasan hutan tersebut baik secara internal maupun eksternal saat ini sangat nyata. Sehingga laju deforestasi di kedua kawasan tersebut secara perlahan tidak dapat dihindarkan lagi.

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan program rehabilitasi kawasan hutan khususnya di Kawasan HKm. Program rehabilitasi hutan khususnya sangat penting karena semakin rusak hutan berarti semakin tinggi emisi yang dihasilkan. Hal ini akan menyebabkan ketidakseimbangan komposisi gas rumah kaca di atmosfer dan berakibat pada pemanasan global dan perubahan iklim. Sebaliknya, semakin luas hutan yang dijaga dari kerusakan maka semakin rendah emisi yang dihasilkan, dan pemanasan global dapat dicegah.

Melihat keadaan tersebut, Konsorsium KPSHK dan KONSEPSI melalui program PSDABM di Lombok yang didukung oleh MCA – Indonesia, memfasilitasi masyarakat pengelola hutan di HKm Santong Lombok Utara dan HKm Sambelia Lombok Timur untuk mengintegrasikan rencana pengelolaan hutan yang mereka buat termasuk rencana perlindungan dan rehabilitasi hutan dengan strategi penurunan emisi. Salah satunya membantu mereka untuk menghitung besaran emisi yang bisa diturunkan di masing – masing lokasi HKm dengan melaksanakan Training of Trainer (ToT) penyusunan PDD (Project Design Document) Plan Vivo.

Pelatihan Penyusunan Dokumen PDD Standar Plan Vivo ini dilaksanakan pada 24 hingga 26 Oktober 2017 bertempat di Aston Inn Mataram. Pelatihan penyusunan PDD Plan Vivo ini menindaklanjuti pelatihan PIN Plan Vivo yang sebelumnya sudah dilaksanakan. Diharapkan melalui pelatihan ini, petani hutan di dua lokasi program dapat memahami cara menghitung karbon di lokasi proyek dan memahami cara mengisi dokumen PDD Plan Vivo. Diharapkan dengan tersusunnya dokumen PDD Plan Vivo ini dapat menunjukkan bagaimana proyek tersebut akan diterapkan dan dikelola, melihat dampak yang dihasilkan, dan kesesuaian dengan Standar Plan Vivo.

Luas lahan yang diusulkan dalam skema Plan Vivo dalam program PSDABM Lombok ini adalah 250 Ha di Kawasan HKm Sambelia Lombok Timur dan 70 Ha di Kawasan HKm Santong Lombok Utara.

Para peserta pelatihan ini berharap Plan Vivo dapat menjadi kerangka kerja yang mendukung masyarakat di HKm Sambelia dan HKm Santong dalam mengelola sumber daya alam yang lebih berkelanjutan, dengan tujuan untuk menghasilkan manfaat iklim, keberlanjutan mata pencaharian, dan kelestarian ekosistem. Sehingga mimpi pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan dengan tidak melupakan kesejahteraan pengelolanya di kedua lokasi HKm tersebut dapat tercapai.

 

Eko Krismantono#KONSEPSI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *