Kesadaran Laki-Laki Tentang Kepekaan Gender, (Desa Sikur Kec. Masbagik Lombok Timur)

Hak-Hak Perempuan dan Partisipasi Perempuan (Desa Danger Kecamatan Masbagik Lombok Timur)
23 May 2018
Mendorong Kesadaran Laki-Laki Tentang Kepekaan Gender, Hak-Hak Perempuan dan Partisipas Perempuan dalam Pembangunan (Desa Masbagik Utara Lombok Timur)
28 May 2018

Pada Selasa, 22 Mei 2018 bertempat di Aula kantor desa Sikur, Kecamatan Sikur Lombok Timur dilaksanakan Pelatihan Peningkatan kesadaran laki-laki tentang kepekaan gender, hak-hak perempuan dan partisipasi perempuan. Kegiatan ini berkaitan dengan pelaksanaan program Power Up  yang dilakukan oleh KONSEPSI dengan dukungan OXFAM.

 

Sambutan Ketua Kaukus Sehati desa Sikur NURUL HIDAYAH.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang yang terdiridari Kepala desa, BPD, Kepala Dusun, Karang Taruna, Toma, Toga, Remaja Masjid dan masyarakat (suami anggota Kaukus Perempuan Desa Sikur) dan difasilitasi oleh Pahri dan Hamida selaku narasumber.

Tujuan dilaksanakannya pelatihan ini yaitu adalah untuk meningkatkan kesadaran bagi laki-laki tentang pentingnya peranan perempuan dalam pembangunan dan memberikan ruang gerak kepada perempuan terutama anggota kaukus perempuan di Desa Sikur untuk ikut terlibat dalam perencanaan dan penganggaran di tingkat desa khususnya yang berkaitan dengan permasalahan kesehatan seperti focus dari program Power Up  yaitu menekan angka kematian ibu dan anak.

 

Dalam kegiatan ini dipaparkan oleh narasumber tentang pentingnya keadilan atau kesetaraan gender. Hal ini dapat berupa dukungan kepada kelompok perempuan agar dapat berpartisipasi dalam berbagai sector pembangunan seperti dalam politik, dalam ekonomi, kesehatan dan lain-lain. Selain itu disampaikan pula tentang konsep-konsep gender, bentuk-bentuk ketidak adilan gender, masalah hak-hak perempuan dan upaya mendorong partisipasi perempuan.

Pembukaan oleh Fasilitator Desa Sikur dari KONSEPSI Pak PAHRI.

 

Dari hasil Pelatihan Peningkatan kesadaran laki-laki tentang kepekaan gender, hak-hak perempuan dan partisipasi perempuan di Desa Sikur ini didapati adanya peningkatan pemahaman tentang bentuk-bentuk ketidakadilan gender, hak-hak perempuan dan upaya mendorong partisipasi perempuan dari para peserta pelatihan. Hal ini dapat dilihat dari hasil pre test sebelum pelatihan dan post test setelah pelaksanaan pelatihan.

 

Selain itu setelah mengikuti proses pelatihan, dukungan masyarakat kepada istri/ kelompok perempuan mulai terlihat. Melalui proses diskusi panjang pada akhirnya timbul kesadaran untuk mulai memberikan istri/ kelompok perempuan kepercayaan untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan di tingkat desa, tidaka daperasaan suuzon, memberikan kewenangan/ hak dalam menentukan keputusan, memperlakukan istri denganbaik, serta akan melibatkan perempuan dalam pembangunan desa selama bisa berbagi waktu dengan urusan keluarga dan rumah tangga.

 

KONSEPSI#Pahri#EkoKrismantono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *