Pelatihan Rehabilitasi Lahan Unit Hutan Kemasyarakatan (HKm) dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Program PSDABM MCAI – Konsorsium KpSHK, KONSEPSI, YAPPI dan LAPAK

LOKAKARYA SOSIALISASI PROGRAM MEMPERKUAT PARTISIPASI PREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN MELALUI TENOLOGI DI PROV. NTB
22 September 2017
DISKUSI TEMATIK MULTISTAKEHOLDER ISU KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN DAN GIZI DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
23 October 2017

Rehabilitasi lahan dan DAS sangat penting dalam proses pengelolaan dan pelestarian hutan tetapi kegiatan ini jarang yang berhasil termasuk rehabilitasi yang telah dilaksanakan oleh pemerintah. Hal ini karena kegiatan rehabilitasi lahan dan DAS  yang dilakukan selama ini belum menjadi tanggung jawab bersama, seolah-olah rehabilitasi lahan hanya menjadi target proyek. Oleh sebab itu maka diperlukan suatu perencanaan dan monitoring yang baik bersama masyarakat secara partisi patif sehingga dengan demikian rehabilitasi lahan dan DAS khususnya di Kawasan HKm dapat berjalan dengan baik.

Pelatihan Rehabilitasi Lahan Unit Hutan Kemasyarakatan (HKm) dan Daerah Aliran Sungai (DAS)

Berkaitan  dengan hal tersebut, Konsorsium KPSHK, KONSEPSI, YAPPI dan LAPAK mengadakanPelatihan untuk Rehabilitasi Unit HKm Sambelia, HKm Santong dan DAS Sakuli selama 4 (empat)  hari pada 26-29 September 2017 bertempat Royal Hotel, Bogor.

Melalui Pelatihan Rehabilitasi Unit Hutan Kemasyarakatan (HKm) dan Daerah Aliran Sungai (DAS)ini, anggota KTH dan KWT yang berasal Unit HKm Sambelia, HKm Santong dan DAS Sakuli diharapkan mampu mengidentifikasi, menjelaskan dan mendampingi masyarakat pinggir hutan pentingnya Rehabilitasi di Kawasan HKm Sambelia, HKm Santong dan DAS Sakuli;mampu mengidentifikasi, menjelaskanpentingnya penentuan bibit sebagai komoditi ekonomi dan konservasi;mampu mengenal Teknologi Perbenihan Tanaman Hutan di Indonesia;mengenal Agroekosistem;mengenal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari dan Standard Verifikasi Legalitas Kayu;sertamampu melaksanakan Rehabilitasi Unit HKm Sambelia, HKm Santong dan DAS Sakuli dengan baik.

Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) sendiri, telah melakukan kegiatan rehabilitasi hutan/lahan dan DAS pada 3 lokasi program Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM) yang didukung MCA-Indonesia bersama Konsorsium KpSHK (KpSHK, KONSEPSI NTB, YAPPI-Sultra, dan LaPAK-Sultra)  yaitu pada area Perhutanan Sosial diantaranya pada Unit Kelola Hutan Kemasyarakatan HKm Santong, Unit Kelola HKm Sambelia, dan Unit Kelola Sakuli.

Luas lokasi yang direhabilitasi oleh KTH dan KWT seluas 791 Ha dengan jumlah bibit yang telah ditanam KTH total 124.840 bibit, yaitu pada Unit HKm Sambelia sejumlah 73.440 bibit, pada Unit HKm Santong sejumlah 28.000 bibit, dan di Unit Kelola Sakuli 23.400 bibit.

Rehabilitasi lahan dan DAS oleh KTH dan KWT ini dilakukan melalui penanaman tanaman kayu dan bukan kayu. Tanaman kayu diantaranya Beringin, Mahoni, Sengon Teke, Sengon Laut, Mimba, Mindi, Rajumas, Jabon, dan Gamelina.Sementara Tanaman Bukan Kayu sesuai permintaan KTH dan KWT di masing – masing lokasi seperti Mete, Srikaya, Nangka, Kesambi, Asam, Durian, Cengkeh, Kakao, Pinang, Kemiri, Pala, Aren, dan Bambu.

 

#Eko Krismantono#KONSEPSI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *