PELATIHAN STBM SENSITIF NUTRISI YANG BERKESETARAAN GENDER DAN INKLUSI SOSIAL BAGI POKJA PPAS KECAMATAN DAN POKJA PPAS DESA DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH

PENILAIAN KINERJA KABUPATEN DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING TERINTEGRASI DI PROVINSI NTB
12 September 2019
MENINGKATKAN AKSES MASYARAKAT KEPADA PRODUK SANITASI SEHAT DAN MURAH MELALUI PELATIHAN PRODUK SANITASI DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
12 September 2019

Semangat SDGs dalam tujuan ke 6 yakni sanitasi untuk semua menjadi target pemerintah Indonesia untuk universal access sanitasi. Keberpihakan bagi seluruh kelompok marginal adalah pesan utama dalam SDGs tujuan ke 6 sebagai bahan pembelajaran dari MDGs. Focus MDGs yang berpusat pada peningkatan akses, mengakibatkan akses kelompok marginal menjadi terabaikan sehingga terjadinya ketidaksetaraan akses sanitasi.Selain itu upaya peningkatan akses sanitasi diharapkan akan memberikan sumbangsih terhadap upaya pemerintah dalam mengurangi angka stunting.

Dalam upaya untuk menumbuhkan demand terhadap peningkatan akses sanitasi yang dapat menjamin akses dan partisipasi semua kelompok, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas di Kabupaten Lombok Tengah,Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) dengan dukungan Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPPI)  melalui WINNER Project melaksanakan Pelatihan STBM Sensitif Nutrisi Yang Berkesetaraan Gender dan Inklusi Sosial yang diikuti oleh Pokja PPAS kecamatan dan Desa lokasi dampingan WINNER Project di Kabupaten Lombok Tengah. Pelatihan ini diharapkan dapat memicu masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dengan melaksanakan 5 pilar STBM khususnya di desa – desa dampingan WINNER Project.

Secara umum, tujuan dari pelaksanaan Pelatihan STBM Sensitif Nutrisi Yang Berkesetaraan Gender dan Inklusi Sosial adalah untuk meningkatkan pengetahuan anggota Pokja PPAS Desa dan Kecamatan tentang  STBM Sensitif Nutrisi Yang Berkesetaraan Gender dan Inklusi Sosial. Sedangkan secara khusus, tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang Sensitif Nutrisi, Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial, meningkatkan pengetahuan tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dan meningkatkan ketrampilan terkait pemicuan 5 pilar STBM.

Pelatihan­ ini dilaksanakan di Gedung KPRI ­Dinas Kesehatan Lombok Tengah dan Aula Bappeda Lombok Tengah dari tanggal 27 hingga 31 Agustus 2019 dan diikuti oleh 112 orang yang merupakan anggota Pokja PPAS Kecamatan dan Desa serta Lombok Disability Club. Pelatihan ini difasilitasi oleh para fasilitator STBM yang sudah berpengalaman di tingkat nasional. Selain di isi dengan pemaparan dan diskusi tentang STBM GESI, dalam pelatihan ini juga dilakukan praktek pemicuan STBM di dua desa dampingan WINNER Project yaitu Desa Bare julat Kec.Jonggat dan Desa Menemeng Kec. Pringgarata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *