PEMBENTUKAN KAUKUS PEREMPUAN DI DESA DANGER KECAMATAN MASBAGIK LOMBOK TIMUR

Monitoring dan Evaluasi Program Power Up di Desa Lendang Nangka Utara dan Desa Kesik Kec. Masbagik – Lombok Timur
18 January 2018
PEMBENTUKAN KAUKUS PEREMPUAN DI DESA MONTONG BAAN & DESA MONTONG BAAN SELATAN KEC. SIKUR LOMBOK TIMUR
2 February 2018

Dalam rangka mendorong partisipasi perempuan di dalam setiap kebijakan dan perencanaan pembangunan di 16 desa lokasi Program Power Up di Kabupaten Lombok timur, KONSEPSI mengadakan kegiatan pembentukan dan penguatan Kaukus Perempuan pada tanggal 18 Januari 2018 di Desa Danger Kecamatan Masbagik. Tujuan dari pembentukan kaukus ini adalah agar perempuan – perempuan khususnya di Desa Danger memiliki wadah untuk menyampaikan pendapat dan usulan terkait dengan kebutuhan dan haknya dalam perencanaan penganggaran dan pembangunan serta kebijakan di tingkat desa.

Pembentukan Kaukus Perempuan  di Desa Danger ini dihadiri oleh Kepala Desa Danger, Staff desa, kelompok-kelompok perempuan seperti kelompok pengajian, kader, PKK, Kelompok Usaha, Staff Puskesmas, kelompok remaja masjid, bidan dan perawat.

Persentasi hasil diskusi kelompok tentang pengertian organisasi yang disampaikan oleh ibu Sri Wahyuni dari Perwakilan PKB).

Persentasi hasil diskusi kelompok tentang pengertian organisasi yang disampaikan oleh ibu Sri Wahyuni dari Perwakilan PKB).

Persentasi hasil diskusi kelompok tentang pengertian organisasi yang disampaikan oleh ibu Sri Wahyuni dari Perwakilan PKB).

Pembentukan Kaukus Perempuan di Desa Danger ini dipimpin oleh H. Suryadi (Tokoh Masyarakat), Jumnah (Kader Kesehatan), dan Nurul Hikmah (Remaja Masjid). Dalam pidato sambutannya selaku pimpinan sidang, H. Suryadi menyampaikan bahwa sebelum terpilih dan terbentuknya kepengurusan Kaukus Perempuan di Desa Danger, diharapkan kandidat yang akan terpilih nantinya dalam kepengurusan tidak hanya sekedar nama tetapi memiliki keseriusan dan tanggung jawab penuh dalam mengemban tugasnya. Sementara Kepala Puskesmas Danger,  Sulastin menambahkan bahwa dalam  Kaukus Perempuan ini akan menjadi perwakilan setiap dusun di Desa Danger untuk mendukung program Power Up guna mengidentifikasikan kebutuhan akan pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan yang ada di setiap dusun. Sehingga integrasi semua pihak yang terkait tentunya diharapkan akan membawa perubahan di Desa Danger.

Pimpinan sidang dalam pembentukan kaukus perempuan sebelah kiri ibu suliyatin (kapus lendang nangka, tengan H.suryadi (TOMA), Nuruh Hikmah (Remaja), Jumnah (Kader).

Pemilihan kepengurusan dalam pembentukan kaukus perempuan di Desa Danger berjalan dengan sangat demokratis dengan sistem voting guna mengajak peserta pertemuan untuk turut adil dalam menentukan kepengurusan Kaukus Perempuan ini. Yang menarik saat pemilihan, peserta terlihat masih malu-malu dan hanya mendengarkan saja, tetapi saat diskusi,  perempuan – perempuan di Desa Danger ini mulai bersemangat dan aktif menyampaikan pendapat dan usulannya dalam menyusun kepengurusan Kaukus Perempuan ini. Hasilnya, terbentuklah Kaukus Perempuan “Perwada” singkatan dari perempuan Wanita Danger yang diketuai oleh Jumnah, Bq. Eni sebagai wakil ketua, Harisatul Laeli sebagai sekretaris dan Setyaning sebagi bendahara.

Setelah terbentuknya kepengurusan Kaukus Perempuan di Desa Danger, diharapkan setiap anggotanya dapat mendorong peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan khususnya untuk kelompok perempuan mulai tingkat dusun hingga desa yang akan memberikan perubahan dan kemajuan di Desa Danger kedepannya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *