Power Up-Program “Memperkuat Partisipasi Perempuan”

RAPAT UMUM ANGGOTA (RUA) KONSEPSI KE VI
8 January 2018
RAPAT KERJA PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS KONSEPSI TAHUN 2018 – 2020
15 January 2018

Dalam meningkatkan kesehatan dan kebutuhan ibu hamil dan menyusui, Oxfam bersama dengan KONSEPSI melalui program Power Up sudah menyelenggarakan beberapa kegiatan dalam upaya – upaya mendorong perempuan pro aktif menyuarakan kebutuhannya dan melakukan terobosan teknologi inovatif yang dapat diakses oleh masayarakat untuk memperoleh informasi baik itu kesehatan, program – program pemerintah, anggaran dll.

Kegiatan program Power Up ini diawali dengan sosialisasi ditingkat kabupaten dengan 16 desa mengenai  pelaksaan program selama 3 tiga tahun. Dalam pertemuan ini dibahas beberpa hal yang menjadi kebutuhan dalam pelaksanaan program, hal apa saja menjadi kendala-kendalan mengenai  perempuan yang dihadapi dalam peroses pembuatan keputusan, jenis platform apa saja yang sudah ada di kabupaten dan desa serta berbagai isu yang berkembang di tengah-tengah masyarakat mengenai perempuan.

Ada beberapa yang menarik dari pertemuan ini, dimana perempuan baik itu di tingkat kabupaten maupun desa mempunyai kendala yang sama dimana kurangnya partisipasi perempuan dalam berbagai aspek sehingga perlunya pendeketan – pendektan yang khusus guna mendorong perempuan ini dalam memyuarakan apa yang menjadi hak dan kebutuhan mereka. Selain itu  pemilihan wilayah kegiatan program di Masbagik dan sikur dari hasil survey di wilayah ini, memunculkan banyak isue terkait ibu hamil dan menyusui. Untuk menekan isue itu perlunya metode – metode khusus yang jika dikolaborasikan dengan teknologi yang berkembang akan memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu hamil dan menyususi.

Banyak dari peserta mulai menyadari bahwa ketidakadilan gender sering mereka lakukan dalam kehidupan bermasyarakat dan dari hasil post test yang dilakukan ada beberapa pemahaman mengenai gender mulai berubah. Adanya pelatihan gender ini, pemerintah dan para pemangku jabatan di Desa diharapkan memberikan ruang bagi perempuan dalam memperoleh akses yang sama kepada sumber daya pembangunan, partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan terutama hak dan kebutuhan perempuan bisa direalisasikan dari anggaran desa, perempuan mempunyai kontrol  yang  sama atas sumber  daya pembangunan dan memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan di desa. Apabila hal ini dapat dilaksanakan maka perbaikan taraf hidup perempuan dan  pelayanan kesehatan khususnya ibu hamil dan meyusui yang selama ini luput dari angaran dapat diakomodir oleh pemerintah desa. Ini dapat terwujud apabila keadilan dan kesetaraan gender sebagai salah satu cita-cita dan arah dalam pembangunan nasonal masyarakat khususnya pemerintah desa dan para pemangku jabatan memiliki kesadaran, kepekaan dan respon serta motivasi yang kuat dalam mewujudakan keadilan dan kesetaraan gender tersebut.

Perempuan selama ini khususnya kebutuhan ibu hamil dan menyusui selalu luput dari perencanaan dan penganggaran yang menyebabkan banyak isue – isue terhadap kehamilan dan anak terus berkembang. Padahal kualias SDM yang baik bisa diperoleh dari asupan gizi dan  vitamin sejak kehamilan, perkembangan janin dan menyusui. Apabila ini tidak diperhatikan maka ini juga akan berdampak besar nantinya untuk pembangunan Negara. Untuk itu perlunya dukungan dan dorongan yang kuat dari pemerintah desa, para pemangku jabatan dan tokoh-tokoh yang ada di desa  untuk keikutsertaan perempuan dalam proses perencanaan dan pembangunan.

Dari serangkaian kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kesehatan ibu dan anak merupakan faktor fundamental dalam mengukur keberhasilan pemerintah dalam bidang kesehatan sehingga perlunya kerjasama dari semua pihak untuk bahu membahu dalam mewujudkan cita – cita bersama.

#KONSEPSI#Sumiarti #Asrulliana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *