<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>KONSEPSI</provider_name><provider_url>https://konsepsi.org/en</provider_url><author_name>admin</author_name><author_url>https://konsepsi.org/en/author/admin/</author_url><title>I CAN ACT PHASE I - KONSEPSI</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="XroCg5SaHi"&gt;&lt;a href="https://konsepsi.org/en/i-can-act-phase-i/"&gt;I CAN ACT PHASE I&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://konsepsi.org/en/i-can-act-phase-i/embed/#?secret=XroCg5SaHi" width="600" height="338" title="&#x201C;I CAN ACT PHASE I&#x201D; &#x2014; KONSEPSI" data-secret="XroCg5SaHi" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
//# sourceURL=https://konsepsi.org/wp-includes/js/wp-embed.min.js
&lt;/script&gt;</html><thumbnail_url>https://konsepsi.org/wp-content/uploads/2024/07/WhatsApp-Image-2025-08-12-at-18.23.31.jpeg</thumbnail_url><thumbnail_width>743</thumbnail_width><thumbnail_height>422</thumbnail_height><description>Nama Program: Improvement Community Anticipatory Action (I CAN ACT) Phase IMitra Pelaksana: KONSEPSIMitra Donor: OXFAM in Indonesia &#x2013; OXFAM Australia &#x2013; ANCP &#x2013; DFATPeriode Program: Agustus 2023 &#x2013; Juni 2024Lokasi Program: Kec. Sembalun Kab. Lombok Timur, di 3 desa : Desa Dara Kunci, Desa Belanting dan Desa Obel-Obel, Mitra Program:Nama-nama mitra yang berpartisipasi dalam program, baik Pemerintah/ OPD, LSM/NGO, Perguruan Tinggi/ Lembaga Akademis, Komunitas, Media dan Lembaga Swasta/ Bisnis1) Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Nusa TenggaraBarat2) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur3) Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) LombokTimur4) Dinas Sosial Lombok Timur5) Pemerintah Kecamatan Sambelia6) Koramil Sambelia7) Polsek Sambelia8) Pemerintah Desa Dara Kunci9) Pemerintah Desa Belanting10) Pemerintah Desa Obel-Obel11) Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) Dara Kunci12) Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) Belanting13) Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) Obel-Obel14) Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bencana (FPTPRB) NTB15) Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Lombok Timur16) NGO Gema Alam17) PT. POS Indonesia Kantor Lombok Timur Tujuan Program:Memberikan dukungan yang tepat sasaran secara langsung sebelum bencana terjadi. Tindakan antisipatif untuk mencegah hilangnya nyawa dan mata pencaharian masyarakat yang terkena dampak bencana. Hasil yang diharapkan:Mendukung perlindungan aset termasuk hasil panen, ternak, barang berharga dan dokumen; sumber kebutuhan pokok seperti pangan dan obat-obatan; evakuasi (transportasi) ke lokasi yang lebih aman atau ke tempat penampungan atau pusat evakuasi yang ditentukan. Output Program: Total Anggaran: IDR 1,180,735,000 (satu milyar seratus delapan puluh juta tujuh ratus tiga puluh lima ribu rupiah) atau AUD 119,835 (seratus sembilan belas ribu delapan ratus tiga puluh lima dollar Australia) berdasarkan nilai tukar IDR 9,835. Progress Program:KONSEPSI bekerjasama dengan Oxfam di Indonesia atas dukungan Oxfam Australia (OAU), ANCP dan DFAT telah melaksanakan Program Improvement Community Anticipatory Action (I CAN ACT) / AA di Kabupaten Lombok Timur, dengan intervensi di level desa, yakni di 3 desa yang ada di Kec. Sambelia, antaranya Desa Dara Kunci, Desa Belanting danDesa Obel-Obel. Durasi program ini adalah 11 bulan, sejak Agustus 2023 hingga Juni 2024. KONSEPSI bersama dengan Oxfam di Indonesia, merancang 16 Kegiatan untuk diimplementasikan. Skema program ini terbagi menjadi 2, yakni 1) Preparatory Action (Aksi Persiapan) dengan jumlah 11 kegiatan; 2) Anticipatory Action (Aksi Antisipasi) sejumlah 5 kegiatan Hingga Mei 2024 ini, KONSEPSI telah melaksanakan sebanyak 13 kegiatan, dan tersisa 3 kegiatan yang merupakan bagian dari Aksi Antisipasi (AA) yang tidak dapat terlaksana (AA Tidak Teraktivasi) disebabkan Treshold (Ambang Batas) dan Trigger Indicator (Indikator Pemicu) yang telah ditetapkan dan disepakati dengan para pihak yang terlibat dalam program ini, khususnya masyarakat desa dan pemerintah desa, Tidak Terpenuhi. Tiga (3) kegiatan tersebut yang tidak dapat terlaksana adalah: 1) Onsite Distribution Monitoring (ODM); 2) Distribusi Cash Transfer Program (CTP) Kepada 750KK; 3) Post Distrubution Monitoring (PDM).</description></oembed>
