{"id":10193,"date":"2023-03-01T21:14:37","date_gmt":"2023-03-01T13:14:37","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=10193"},"modified":"2023-12-12T10:37:08","modified_gmt":"2023-12-12T02:37:08","slug":"pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/","title":{"rendered":"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai daerah penyangga stok pangan nasional, sektor pertanian banyak memberikan kontribusi dalam membentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2020 mencapai 23,19 persen (BPS NTB, 2020). Sebagai sektor yang paling dominan, penguatan pada sektor pertanian dan pengolahan produk hasil pertanian menjadi penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi Provinsi NTB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selaras dengan itu semua, dibutuhkan dokumen yang dapat mengintegrasi antara Dokumen Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD GRK) dan Rencan Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD API). Bappeda NTB bersama para pihak akan menyusun Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) yang disusun berdasarkan prioritas pembangunan daerah dan merupakan penjabaran komitmen daerah dalam penurunan emisi nasional yang dirinci dalam program\/kegiatan yang dilakukan daerah dan didukung dengan pengalokasian anggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sampai dengan tahun 2026, sehingga setiap tahunnya dapat terlihat proses aksi-aksi yang sudah dilakukan melalui proses perencanaan, pemantauan dan evaluasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KONSEPSI NTB bermitra dengan PATTIRO bekerjasama dalam memperkuat suara dan aksi masyarakat sipil termasuk kelompok rentan dalam perubahan iklim melalui Program \u201cVoice for Inclusiveness Climate Resilience Actions (VICRA)\u201d serta berkolaborasi dengan Yayasan Relief Islamic Indonesia (YRII) di Nusa Tenggara Barat mendukung pelaksanaan kegiatan Pertemuan Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim bersama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMelalui pertemuan ini, harapannya dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan iklim merupakan penggabungan RAD GRK dan RAD API yang merupakan transformasi dari aksi mitigasi dan adaptasi iklim. Dokumen ini kita susun dengan pendekatan inklusif secara merata dengan melihat kerentanan wilayah (28\/02).\u201d jelas Moh. Taqiuddin selaku Direktur KONSEPSI NTB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh ini pembangunan daerah NTB yang berperspektif pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim. Selain itu, untuk menyerap masukan para pihak yang terlibat dalam kegiatan terkait draft dokumen Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahahan Iklim (PRKBI) Prov. NTB yang sedang didorong oleh KONSEPSI KONSEPSI NTB bermitra dengan PATTIRO dan kolaborasi dengan Yayasan Relief Islamic Indonesia (YRII) di NTB. Proses kegiatan ini diikuti juga oleh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) level pemerintah provinsi.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai daerah penyangga stok pangan nasional, sektor pertanian banyak memberikan kontribusi dalam membentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2020 mencapai 23,19 persen (BPS NTB, 2020). Sebagai sektor yang paling dominan, penguatan pada sektor pertanian dan pengolahan produk hasil pertanian menjadi penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi Provinsi NTB. Selaras dengan itu semua, dibutuhkan dokumen yang dapat mengintegrasi antara Dokumen Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD GRK) dan Rencan Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD API). Bappeda NTB bersama para pihak akan menyusun Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) yang disusun berdasarkan prioritas pembangunan daerah dan merupakan penjabaran komitmen daerah dalam penurunan emisi nasional yang dirinci dalam program\/kegiatan yang dilakukan daerah dan didukung dengan pengalokasian anggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sampai dengan tahun 2026, sehingga setiap tahunnya dapat terlihat proses aksi-aksi yang sudah dilakukan melalui proses perencanaan, pemantauan dan evaluasi. KONSEPSI NTB bermitra dengan PATTIRO bekerjasama dalam memperkuat suara dan aksi masyarakat sipil termasuk kelompok rentan dalam perubahan iklim melalui Program \u201cVoice for Inclusiveness Climate Resilience Actions (VICRA)\u201d serta berkolaborasi dengan Yayasan Relief Islamic Indonesia (YRII) di Nusa Tenggara Barat mendukung pelaksanaan kegiatan Pertemuan Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim bersama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. \u201cMelalui pertemuan ini, harapannya dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan iklim merupakan penggabungan RAD GRK dan RAD API yang merupakan transformasi dari aksi mitigasi dan adaptasi iklim. Dokumen ini kita susun dengan pendekatan inklusif secara merata dengan melihat kerentanan wilayah (28\/02).\u201d jelas Moh. Taqiuddin selaku Direktur KONSEPSI NTB. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh ini pembangunan daerah NTB yang berperspektif pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim. Selain itu, untuk menyerap masukan para pihak yang terlibat dalam kegiatan terkait draft dokumen Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahahan Iklim (PRKBI) Prov. NTB yang sedang didorong oleh KONSEPSI KONSEPSI NTB bermitra dengan PATTIRO dan kolaborasi dengan Yayasan Relief Islamic Indonesia (YRII) di NTB. Proses kegiatan ini diikuti juga oleh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) level pemerintah provinsi.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":10194,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,32,23],"tags":[13,66,62,63,61],"class_list":["post-10193","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-perubahan-iklim","category-vicra","tag-climate-change","tag-islamic-relief","tag-pattiro","tag-perubahan-iklim","tag-vicra"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai daerah penyangga stok pangan nasional, sektor pertanian banyak memberikan kontribusi dalam membentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2020 mencapai 23,19 persen (BPS NTB, 2020). Sebagai sektor yang paling dominan, penguatan pada sektor pertanian dan pengolahan produk hasil pertanian menjadi penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi Provinsi NTB. Selaras dengan itu semua, dibutuhkan dokumen yang dapat mengintegrasi antara Dokumen Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD GRK) dan Rencan Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD API). Bappeda NTB bersama para pihak akan menyusun Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) yang disusun berdasarkan prioritas pembangunan daerah dan merupakan penjabaran komitmen daerah dalam penurunan emisi nasional yang dirinci dalam program\/kegiatan yang dilakukan daerah dan didukung dengan pengalokasian anggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sampai dengan tahun 2026, sehingga setiap tahunnya dapat terlihat proses aksi-aksi yang sudah dilakukan melalui proses perencanaan, pemantauan dan evaluasi. KONSEPSI NTB bermitra dengan PATTIRO bekerjasama dalam memperkuat suara dan aksi masyarakat sipil termasuk kelompok rentan dalam perubahan iklim melalui Program \u201cVoice for Inclusiveness Climate Resilience Actions (VICRA)\u201d serta berkolaborasi dengan Yayasan Relief Islamic Indonesia (YRII) di Nusa Tenggara Barat mendukung pelaksanaan kegiatan Pertemuan Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim bersama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. \u201cMelalui pertemuan ini, harapannya dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan iklim merupakan penggabungan RAD GRK dan RAD API yang merupakan transformasi dari aksi mitigasi dan adaptasi iklim. Dokumen ini kita susun dengan pendekatan inklusif secara merata dengan melihat kerentanan wilayah (28\/02).\u201d jelas Moh. Taqiuddin selaku Direktur KONSEPSI NTB. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh ini pembangunan daerah NTB yang berperspektif pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim. Selain itu, untuk menyerap masukan para pihak yang terlibat dalam kegiatan terkait draft dokumen Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahahan Iklim (PRKBI) Prov. NTB yang sedang didorong oleh KONSEPSI KONSEPSI NTB bermitra dengan PATTIRO dan kolaborasi dengan Yayasan Relief Islamic Indonesia (YRII) di NTB. Proses kegiatan ini diikuti juga oleh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) level pemerintah provinsi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-01T13:14:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-12T02:37:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat\",\"datePublished\":\"2023-03-01T13:14:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-12T02:37:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/\"},\"wordCount\":341,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg\",\"keywords\":[\"climate change\",\"Islamic Relief\",\"Pattiro\",\"perubahan iklim\",\"VICRA\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Perubahan Iklim\",\"VICRA Program\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/\",\"name\":\"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg\",\"datePublished\":\"2023-03-01T13:14:37+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-12T02:37:08+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/03\\\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat - KONSEPSI","og_description":"Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai daerah penyangga stok pangan nasional, sektor pertanian banyak memberikan kontribusi dalam membentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2020 mencapai 23,19 persen (BPS NTB, 2020). Sebagai sektor yang paling dominan, penguatan pada sektor pertanian dan pengolahan produk hasil pertanian menjadi penting untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi Provinsi NTB. Selaras dengan itu semua, dibutuhkan dokumen yang dapat mengintegrasi antara Dokumen Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD GRK) dan Rencan Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim (RAD API). Bappeda NTB bersama para pihak akan menyusun Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) yang disusun berdasarkan prioritas pembangunan daerah dan merupakan penjabaran komitmen daerah dalam penurunan emisi nasional yang dirinci dalam program\/kegiatan yang dilakukan daerah dan didukung dengan pengalokasian anggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut sampai dengan tahun 2026, sehingga setiap tahunnya dapat terlihat proses aksi-aksi yang sudah dilakukan melalui proses perencanaan, pemantauan dan evaluasi. KONSEPSI NTB bermitra dengan PATTIRO bekerjasama dalam memperkuat suara dan aksi masyarakat sipil termasuk kelompok rentan dalam perubahan iklim melalui Program \u201cVoice for Inclusiveness Climate Resilience Actions (VICRA)\u201d serta berkolaborasi dengan Yayasan Relief Islamic Indonesia (YRII) di Nusa Tenggara Barat mendukung pelaksanaan kegiatan Pertemuan Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim bersama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. \u201cMelalui pertemuan ini, harapannya dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan iklim merupakan penggabungan RAD GRK dan RAD API yang merupakan transformasi dari aksi mitigasi dan adaptasi iklim. Dokumen ini kita susun dengan pendekatan inklusif secara merata dengan melihat kerentanan wilayah (28\/02).\u201d jelas Moh. Taqiuddin selaku Direktur KONSEPSI NTB. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh ini pembangunan daerah NTB yang berperspektif pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim. Selain itu, untuk menyerap masukan para pihak yang terlibat dalam kegiatan terkait draft dokumen Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahahan Iklim (PRKBI) Prov. NTB yang sedang didorong oleh KONSEPSI KONSEPSI NTB bermitra dengan PATTIRO dan kolaborasi dengan Yayasan Relief Islamic Indonesia (YRII) di NTB. Proses kegiatan ini diikuti juga oleh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) level pemerintah provinsi.","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2023-03-01T13:14:37+00:00","article_modified_time":"2023-12-12T02:37:08+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat","datePublished":"2023-03-01T13:14:37+00:00","dateModified":"2023-12-12T02:37:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/"},"wordCount":341,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg","keywords":["climate change","Islamic Relief","Pattiro","perubahan iklim","VICRA"],"articleSection":["Berita","Perubahan Iklim","VICRA Program"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/","name":"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg","datePublished":"2023-03-01T13:14:37+00:00","dateModified":"2023-12-12T02:37:08+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/WhatsApp-Image-2023-03-01-at-13.21.01.jpeg","width":1280,"height":960},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pembahasan-dokumen-rencana-pembangunan-rendah-karbon-dan-berketahanan-iklim-nusa-tenggara-barat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembahasan Dokumen Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim Nusa Tenggara Barat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10193","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10193"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10193\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10194"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}