{"id":13702,"date":"2025-02-11T11:12:10","date_gmt":"2025-02-11T03:12:10","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=13702"},"modified":"2025-04-24T11:15:32","modified_gmt":"2025-04-24T03:15:32","slug":"kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/","title":{"rendered":"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 &#038; 10-11 Februari 2025"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam rangka meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, KONSEPSI bersama Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) menyelenggarakan kegiatan Kajian Risiko Bencana Iklim sebagai bagian dari Program Pengembangan Kelulusan Kemiskinan dan Ketangguhan Masyarakat (PK3M), dengan dukungan pendanaan dari Islamic Relief USA.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6-7 dan 10-11 Februari 2025 di Desa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses identifikasi dan analisis risiko. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, pemetaan desa, serta analisis risiko untuk menggali potensi ancaman, kerentanan, dan kapasitas desa dalam menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kegiatan ini mendorong lahirnya strategi mitigasi dan adaptasi yang berbasis pada pengetahuan lokal. Masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam menyusun langkah-langkah nyata untuk membangun ketangguhan komunitas terhadap perubahan iklim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan desa yang lebih adaptif dan tangguh, serta memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan. Komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang aman dan berkelanjutan menjadi semangat utama dari kegiatan ini.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, KONSEPSI bersama Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) menyelenggarakan kegiatan Kajian Risiko Bencana Iklim sebagai bagian dari Program Pengembangan Kelulusan Kemiskinan dan Ketangguhan Masyarakat (PK3M), dengan dukungan pendanaan dari Islamic Relief USA. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6-7 dan 10-11 Februari 2025 di Desa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses identifikasi dan analisis risiko. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, pemetaan desa, serta analisis risiko untuk menggali potensi ancaman, kerentanan, dan kapasitas desa dalam menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kegiatan ini mendorong lahirnya strategi mitigasi dan adaptasi yang berbasis pada pengetahuan lokal. Masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam menyusun langkah-langkah nyata untuk membangun ketangguhan komunitas terhadap perubahan iklim. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan desa yang lebih adaptif dan tangguh, serta memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan. Komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang aman dan berkelanjutan menjadi semangat utama dari kegiatan ini.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":13703,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,139,133],"tags":[],"class_list":["post-13702","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-pk3m-program","category-unlocking-resilience"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 &amp; 10-11 Februari 2025 - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 &amp; 10-11 Februari 2025 - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam rangka meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, KONSEPSI bersama Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) menyelenggarakan kegiatan Kajian Risiko Bencana Iklim sebagai bagian dari Program Pengembangan Kelulusan Kemiskinan dan Ketangguhan Masyarakat (PK3M), dengan dukungan pendanaan dari Islamic Relief USA. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6-7 dan 10-11 Februari 2025 di Desa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses identifikasi dan analisis risiko. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, pemetaan desa, serta analisis risiko untuk menggali potensi ancaman, kerentanan, dan kapasitas desa dalam menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kegiatan ini mendorong lahirnya strategi mitigasi dan adaptasi yang berbasis pada pengetahuan lokal. Masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam menyusun langkah-langkah nyata untuk membangun ketangguhan komunitas terhadap perubahan iklim. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan desa yang lebih adaptif dan tangguh, serta memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan. Komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang aman dan berkelanjutan menjadi semangat utama dari kegiatan ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-02-11T03:12:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-24T03:15:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 &#038; 10-11 Februari 2025\",\"datePublished\":\"2025-02-11T03:12:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-24T03:15:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/\"},\"wordCount\":194,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"PK3M\",\"Unlocking Resilience\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/\",\"name\":\"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 & 10-11 Februari 2025 - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-02-11T03:12:10+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-24T03:15:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg\",\"width\":743,\"height\":533},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 &#038; 10-11 Februari 2025\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 & 10-11 Februari 2025 - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 & 10-11 Februari 2025 - KONSEPSI","og_description":"Dalam rangka meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, KONSEPSI bersama Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) menyelenggarakan kegiatan Kajian Risiko Bencana Iklim sebagai bagian dari Program Pengembangan Kelulusan Kemiskinan dan Ketangguhan Masyarakat (PK3M), dengan dukungan pendanaan dari Islamic Relief USA. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6-7 dan 10-11 Februari 2025 di Desa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses identifikasi dan analisis risiko. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, pemetaan desa, serta analisis risiko untuk menggali potensi ancaman, kerentanan, dan kapasitas desa dalam menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, kegiatan ini mendorong lahirnya strategi mitigasi dan adaptasi yang berbasis pada pengetahuan lokal. Masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam menyusun langkah-langkah nyata untuk membangun ketangguhan komunitas terhadap perubahan iklim. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan desa yang lebih adaptif dan tangguh, serta memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan. Komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang aman dan berkelanjutan menjadi semangat utama dari kegiatan ini.","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2025-02-11T03:12:10+00:00","article_modified_time":"2025-04-24T03:15:32+00:00","og_image":[{"width":743,"height":533,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 &#038; 10-11 Februari 2025","datePublished":"2025-02-11T03:12:10+00:00","dateModified":"2025-04-24T03:15:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/"},"wordCount":194,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg","articleSection":["Berita","PK3M","Unlocking Resilience"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/","name":"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 & 10-11 Februari 2025 - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg","datePublished":"2025-02-11T03:12:10+00:00","dateModified":"2025-04-24T03:15:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/WhatsApp-Image-2025-04-24-at-11.11.38.jpeg","width":743,"height":533},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/kajian-risiko-bencana-iklim-untuk-ketangguhan-masyarakatdesa-suntalangu-kabupaten-lombok-timur-6-7-10-11-februari-2025\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kajian Risiko Bencana Iklim untuk Ketangguhan MasyarakatDesa Suntalangu, Kabupaten Lombok Timur | 6-7 &#038; 10-11 Februari 2025"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13702","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13702"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13702\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13704,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13702\/revisions\/13704"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13703"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13702"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13702"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13702"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}