{"id":14564,"date":"2025-07-02T15:56:57","date_gmt":"2025-07-02T07:56:57","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=14564"},"modified":"2025-07-02T15:57:01","modified_gmt":"2025-07-02T07:57:01","slug":"perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/","title":{"rendered":"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Aik Berik, 2 Juli 2025<\/strong> \u2014 KONSEPSI kembali memperkuat peran perempuan dalam pengelolaan hutan melalui kegiatan <em>Penyusunan Rencana Kerja Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan<\/em> yang dilaksanakan di Sekretariat Gapoktan Rimba Lestari, Desa Aik Berik, Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi <strong>Program Women Forest Defender<\/strong> yang didukung oleh <strong>The Asia Foundation (TAF)<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari unsur Penyuluh Kehutanan, Pemerintah Desa Aik Berik, Pendamping BPSKL, serta tiga kelompok KUPS Perempuan yaitu <strong>KUPS Benang Stokel, KUPS Mawar Indah<\/strong>, dan <strong>KUPS Aik Berik Maju<\/strong>. Selain itu, tim program KONSEPSI juga turut hadir untuk memfasilitasi jalannya proses.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mendorong Kepemimpinan Perempuan dalam Usaha Perhutanan Sosial<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perhutanan Sosial merupakan pendekatan pengelolaan hutan yang memberikan ruang kepada masyarakat lokal untuk mengelola kawasan hutan secara legal dan berkelanjutan. Namun demikian, keterlibatan perempuan dalam skema ini masih sangat terbatas akibat bias struktural dan budaya yang menghambat partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program <strong>Women Forest Defender<\/strong> hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan mendorong keterlibatan perempuan secara aktif dan bermakna dalam seluruh proses pengelolaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis perempuan, tetapi juga memperkuat posisi mereka dalam struktur kelembagaan kelompok dan proses pengambilan keputusan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penyusunan Rencana Usaha yang Inklusif dan Responsif<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan ini, para peserta melakukan identifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan sebagai usaha kelompok, seperti pengolahan hasil hutan bukan kayu (HHBK), jasa lingkungan, dan produk turunan lainnya. Mereka juga menyusun struktur organisasi yang lebih inklusif, serta menyusun rencana kerja jangka pendek dan menengah yang disesuaikan dengan sumber daya yang tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses berlangsung secara partisipatif, membuka ruang dialog antaranggota kelompok, serta memperkuat komitmen kolektif untuk membangun kelembagaan usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan. Di akhir kegiatan, masing-masing kelompok memiliki draft rencana kerja tahunan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Komitmen untuk Keberlanjutan dan Kesetaraan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan pendekatan yang partisipatif dan inklusif, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun kelembagaan usaha perempuan yang tangguh, adaptif, dan responsif terhadap tantangan perubahan iklim dan ekonomi lokal. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat posisi perempuan sebagai aktor penting dalam pelestarian hutan dan pembangunan desa yang berkeadilan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aik Berik, 2 Juli 2025 \u2014 KONSEPSI kembali memperkuat peran perempuan dalam pengelolaan hutan melalui kegiatan Penyusunan Rencana Kerja Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan yang dilaksanakan di Sekretariat Gapoktan Rimba Lestari, Desa Aik Berik, Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Women Forest Defender yang didukung oleh The Asia Foundation (TAF). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari unsur Penyuluh Kehutanan, Pemerintah Desa Aik Berik, Pendamping BPSKL, serta tiga kelompok KUPS Perempuan yaitu KUPS Benang Stokel, KUPS Mawar Indah, dan KUPS Aik Berik Maju. Selain itu, tim program KONSEPSI juga turut hadir untuk memfasilitasi jalannya proses. Mendorong Kepemimpinan Perempuan dalam Usaha Perhutanan Sosial Perhutanan Sosial merupakan pendekatan pengelolaan hutan yang memberikan ruang kepada masyarakat lokal untuk mengelola kawasan hutan secara legal dan berkelanjutan. Namun demikian, keterlibatan perempuan dalam skema ini masih sangat terbatas akibat bias struktural dan budaya yang menghambat partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan. Program Women Forest Defender hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan mendorong keterlibatan perempuan secara aktif dan bermakna dalam seluruh proses pengelolaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis perempuan, tetapi juga memperkuat posisi mereka dalam struktur kelembagaan kelompok dan proses pengambilan keputusan. Penyusunan Rencana Usaha yang Inklusif dan Responsif Melalui kegiatan ini, para peserta melakukan identifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan sebagai usaha kelompok, seperti pengolahan hasil hutan bukan kayu (HHBK), jasa lingkungan, dan produk turunan lainnya. Mereka juga menyusun struktur organisasi yang lebih inklusif, serta menyusun rencana kerja jangka pendek dan menengah yang disesuaikan dengan sumber daya yang tersedia. Proses berlangsung secara partisipatif, membuka ruang dialog antaranggota kelompok, serta memperkuat komitmen kolektif untuk membangun kelembagaan usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan. Di akhir kegiatan, masing-masing kelompok memiliki draft rencana kerja tahunan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan ke depan. Komitmen untuk Keberlanjutan dan Kesetaraan Dengan pendekatan yang partisipatif dan inklusif, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun kelembagaan usaha perempuan yang tangguh, adaptif, dan responsif terhadap tantangan perubahan iklim dan ekonomi lokal. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat posisi perempuan sebagai aktor penting dalam pelestarian hutan dan pembangunan desa yang berkeadilan.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":14565,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,140,142,143],"tags":[],"class_list":["post-14564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-gedsi","category-perhutanan-sosial","category-the-asia-fondation-taf-program"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Aik Berik, 2 Juli 2025 \u2014 KONSEPSI kembali memperkuat peran perempuan dalam pengelolaan hutan melalui kegiatan Penyusunan Rencana Kerja Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan yang dilaksanakan di Sekretariat Gapoktan Rimba Lestari, Desa Aik Berik, Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Women Forest Defender yang didukung oleh The Asia Foundation (TAF). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari unsur Penyuluh Kehutanan, Pemerintah Desa Aik Berik, Pendamping BPSKL, serta tiga kelompok KUPS Perempuan yaitu KUPS Benang Stokel, KUPS Mawar Indah, dan KUPS Aik Berik Maju. Selain itu, tim program KONSEPSI juga turut hadir untuk memfasilitasi jalannya proses. Mendorong Kepemimpinan Perempuan dalam Usaha Perhutanan Sosial Perhutanan Sosial merupakan pendekatan pengelolaan hutan yang memberikan ruang kepada masyarakat lokal untuk mengelola kawasan hutan secara legal dan berkelanjutan. Namun demikian, keterlibatan perempuan dalam skema ini masih sangat terbatas akibat bias struktural dan budaya yang menghambat partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan. Program Women Forest Defender hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan mendorong keterlibatan perempuan secara aktif dan bermakna dalam seluruh proses pengelolaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis perempuan, tetapi juga memperkuat posisi mereka dalam struktur kelembagaan kelompok dan proses pengambilan keputusan. Penyusunan Rencana Usaha yang Inklusif dan Responsif Melalui kegiatan ini, para peserta melakukan identifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan sebagai usaha kelompok, seperti pengolahan hasil hutan bukan kayu (HHBK), jasa lingkungan, dan produk turunan lainnya. Mereka juga menyusun struktur organisasi yang lebih inklusif, serta menyusun rencana kerja jangka pendek dan menengah yang disesuaikan dengan sumber daya yang tersedia. Proses berlangsung secara partisipatif, membuka ruang dialog antaranggota kelompok, serta memperkuat komitmen kolektif untuk membangun kelembagaan usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan. Di akhir kegiatan, masing-masing kelompok memiliki draft rencana kerja tahunan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan ke depan. Komitmen untuk Keberlanjutan dan Kesetaraan Dengan pendekatan yang partisipatif dan inklusif, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun kelembagaan usaha perempuan yang tangguh, adaptif, dan responsif terhadap tantangan perubahan iklim dan ekonomi lokal. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat posisi perempuan sebagai aktor penting dalam pelestarian hutan dan pembangunan desa yang berkeadilan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-02T07:56:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-02T07:57:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik\",\"datePublished\":\"2025-07-02T07:56:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-02T07:57:01+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/\"},\"wordCount\":354,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"GEDSI\",\"Perhutanan Sosial\",\"The Asia Fondation (TAF)\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/\",\"name\":\"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-07-02T07:56:57+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-02T07:57:01+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik - KONSEPSI","og_description":"Aik Berik, 2 Juli 2025 \u2014 KONSEPSI kembali memperkuat peran perempuan dalam pengelolaan hutan melalui kegiatan Penyusunan Rencana Kerja Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan yang dilaksanakan di Sekretariat Gapoktan Rimba Lestari, Desa Aik Berik, Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Women Forest Defender yang didukung oleh The Asia Foundation (TAF). Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari unsur Penyuluh Kehutanan, Pemerintah Desa Aik Berik, Pendamping BPSKL, serta tiga kelompok KUPS Perempuan yaitu KUPS Benang Stokel, KUPS Mawar Indah, dan KUPS Aik Berik Maju. Selain itu, tim program KONSEPSI juga turut hadir untuk memfasilitasi jalannya proses. Mendorong Kepemimpinan Perempuan dalam Usaha Perhutanan Sosial Perhutanan Sosial merupakan pendekatan pengelolaan hutan yang memberikan ruang kepada masyarakat lokal untuk mengelola kawasan hutan secara legal dan berkelanjutan. Namun demikian, keterlibatan perempuan dalam skema ini masih sangat terbatas akibat bias struktural dan budaya yang menghambat partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan. Program Women Forest Defender hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan mendorong keterlibatan perempuan secara aktif dan bermakna dalam seluruh proses pengelolaan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas teknis perempuan, tetapi juga memperkuat posisi mereka dalam struktur kelembagaan kelompok dan proses pengambilan keputusan. Penyusunan Rencana Usaha yang Inklusif dan Responsif Melalui kegiatan ini, para peserta melakukan identifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan sebagai usaha kelompok, seperti pengolahan hasil hutan bukan kayu (HHBK), jasa lingkungan, dan produk turunan lainnya. Mereka juga menyusun struktur organisasi yang lebih inklusif, serta menyusun rencana kerja jangka pendek dan menengah yang disesuaikan dengan sumber daya yang tersedia. Proses berlangsung secara partisipatif, membuka ruang dialog antaranggota kelompok, serta memperkuat komitmen kolektif untuk membangun kelembagaan usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan. Di akhir kegiatan, masing-masing kelompok memiliki draft rencana kerja tahunan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan ke depan. Komitmen untuk Keberlanjutan dan Kesetaraan Dengan pendekatan yang partisipatif dan inklusif, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun kelembagaan usaha perempuan yang tangguh, adaptif, dan responsif terhadap tantangan perubahan iklim dan ekonomi lokal. Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat posisi perempuan sebagai aktor penting dalam pelestarian hutan dan pembangunan desa yang berkeadilan.","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2025-07-02T07:56:57+00:00","article_modified_time":"2025-07-02T07:57:01+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik","datePublished":"2025-07-02T07:56:57+00:00","dateModified":"2025-07-02T07:57:01+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/"},"wordCount":354,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg","articleSection":["Berita","GEDSI","Perhutanan Sosial","The Asia Fondation (TAF)"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/","name":"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg","datePublished":"2025-07-02T07:56:57+00:00","dateModified":"2025-07-02T07:57:01+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-02-at-14.45.37.jpeg","width":1280,"height":960},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/perempuan-penjaga-hutan-susun-rencana-usaha-kups-berkelanjutan-di-aik-berik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perempuan Penjaga Hutan Susun Rencana Usaha KUPS Berkelanjutan di Aik Berik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14564"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14566,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14564\/revisions\/14566"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}