{"id":14646,"date":"2025-08-21T07:09:43","date_gmt":"2025-08-20T23:09:43","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=14646"},"modified":"2025-09-11T07:22:37","modified_gmt":"2025-09-10T23:22:37","slug":"sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/","title":{"rendered":"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Lombok Utara, 20 Agustus 2025 \u2013 KONSEPSI NTB melalui Program SIAP SIAGA, kemitraan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia, memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Pariwisata Pemenang Kabupaten Lombok Utara 2025\u20132030. Kegiatan ini dilaksanakan di Angkringan Balap, Tanjung, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Tindak Lanjut Penetapan Kawasan Perdesaan Pariwisata<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kawasan Perdesaan Pariwisata Pemenang telah ditetapkan melalui SK Bupati Lombok Utara. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, proses penyusunan RPKP dilakukan secara inklusif dengan melibatkan Bappeda, DP2KB PMD, TKPKP Kabupaten, perangkat daerah lintas sektor, pemerintah desa, serta unsur masyarakat lokal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sosialisasi ini bertujuan untuk menyebarluaskan rencana penyusunan dokumen RPKP, menghimpun umpan balik dari para pemangku kepentingan, serta menyusun rencana tindak lanjut penyusunan dokumen yang akan menjadi pedoman pembangunan kawasan lima tahun ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Menuju Pembangunan Pariwisata yang Berkelanjutan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kawasan Tramena (Trawangan, Meno, Air) dan sekitarnya merupakan salah satu destinasi unggulan Lombok Utara yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Melalui dokumen RPKP, arah pembangunan kawasan ini diharapkan dapat lebih terencana, partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, RPKP juga disusun dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat lokal. Dengan adanya dokumen ini, pembangunan kawasan pariwisata tidak hanya berorientasi pada wisatawan, tetapi juga menjamin manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kolaborasi untuk Masa Depan Lombok Utara<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Langkah penyusunan dan sosialisasi RPKP ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merancang masa depan kawasan pariwisata Lombok Utara. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan, kawasan Pemenang diharapkan mampu berkembang sebagai destinasi pariwisata yang tangguh, inklusif, dan memberi dampak ekonomi positif bagi warga setempat.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Utara, 20 Agustus 2025 \u2013 KONSEPSI NTB melalui Program SIAP SIAGA, kemitraan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia, memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Pariwisata Pemenang Kabupaten Lombok Utara 2025\u20132030. Kegiatan ini dilaksanakan di Angkringan Balap, Tanjung, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah. Tindak Lanjut Penetapan Kawasan Perdesaan Pariwisata Kawasan Perdesaan Pariwisata Pemenang telah ditetapkan melalui SK Bupati Lombok Utara. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, proses penyusunan RPKP dilakukan secara inklusif dengan melibatkan Bappeda, DP2KB PMD, TKPKP Kabupaten, perangkat daerah lintas sektor, pemerintah desa, serta unsur masyarakat lokal. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyebarluaskan rencana penyusunan dokumen RPKP, menghimpun umpan balik dari para pemangku kepentingan, serta menyusun rencana tindak lanjut penyusunan dokumen yang akan menjadi pedoman pembangunan kawasan lima tahun ke depan. Menuju Pembangunan Pariwisata yang Berkelanjutan Kawasan Tramena (Trawangan, Meno, Air) dan sekitarnya merupakan salah satu destinasi unggulan Lombok Utara yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Melalui dokumen RPKP, arah pembangunan kawasan ini diharapkan dapat lebih terencana, partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. Selain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, RPKP juga disusun dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat lokal. Dengan adanya dokumen ini, pembangunan kawasan pariwisata tidak hanya berorientasi pada wisatawan, tetapi juga menjamin manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa. Kolaborasi untuk Masa Depan Lombok Utara Langkah penyusunan dan sosialisasi RPKP ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merancang masa depan kawasan pariwisata Lombok Utara. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan, kawasan Pemenang diharapkan mampu berkembang sebagai destinasi pariwisata yang tangguh, inklusif, dan memberi dampak ekonomi positif bagi warga setempat.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":14648,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,34,149,146,147],"tags":[],"class_list":["post-14646","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-desa-tangguh-bencana","category-destana-beriklim-siap-siaga","category-kebencanaan","category-kesiapsigaan-bencana"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030 - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030 - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lombok Utara, 20 Agustus 2025 \u2013 KONSEPSI NTB melalui Program SIAP SIAGA, kemitraan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia, memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Pariwisata Pemenang Kabupaten Lombok Utara 2025\u20132030. Kegiatan ini dilaksanakan di Angkringan Balap, Tanjung, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah. Tindak Lanjut Penetapan Kawasan Perdesaan Pariwisata Kawasan Perdesaan Pariwisata Pemenang telah ditetapkan melalui SK Bupati Lombok Utara. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, proses penyusunan RPKP dilakukan secara inklusif dengan melibatkan Bappeda, DP2KB PMD, TKPKP Kabupaten, perangkat daerah lintas sektor, pemerintah desa, serta unsur masyarakat lokal. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyebarluaskan rencana penyusunan dokumen RPKP, menghimpun umpan balik dari para pemangku kepentingan, serta menyusun rencana tindak lanjut penyusunan dokumen yang akan menjadi pedoman pembangunan kawasan lima tahun ke depan. Menuju Pembangunan Pariwisata yang Berkelanjutan Kawasan Tramena (Trawangan, Meno, Air) dan sekitarnya merupakan salah satu destinasi unggulan Lombok Utara yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Melalui dokumen RPKP, arah pembangunan kawasan ini diharapkan dapat lebih terencana, partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. Selain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, RPKP juga disusun dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat lokal. Dengan adanya dokumen ini, pembangunan kawasan pariwisata tidak hanya berorientasi pada wisatawan, tetapi juga menjamin manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa. Kolaborasi untuk Masa Depan Lombok Utara Langkah penyusunan dan sosialisasi RPKP ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merancang masa depan kawasan pariwisata Lombok Utara. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan, kawasan Pemenang diharapkan mampu berkembang sebagai destinasi pariwisata yang tangguh, inklusif, dan memberi dampak ekonomi positif bagi warga setempat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-20T23:09:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-10T23:22:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"743\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030\",\"datePublished\":\"2025-08-20T23:09:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-10T23:22:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/\"},\"wordCount\":262,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"Desa Tangguh Bencana\",\"DESTANA BERIKLIM SIAP SIAGA\",\"Kebencanaan\",\"Kesiapsigaan Bencana\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/\",\"name\":\"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030 - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-08-20T23:09:43+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-10T23:22:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg\",\"width\":743,\"height\":500},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030 - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030 - KONSEPSI","og_description":"Lombok Utara, 20 Agustus 2025 \u2013 KONSEPSI NTB melalui Program SIAP SIAGA, kemitraan Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia, memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Pariwisata Pemenang Kabupaten Lombok Utara 2025\u20132030. Kegiatan ini dilaksanakan di Angkringan Balap, Tanjung, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan daerah. Tindak Lanjut Penetapan Kawasan Perdesaan Pariwisata Kawasan Perdesaan Pariwisata Pemenang telah ditetapkan melalui SK Bupati Lombok Utara. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, proses penyusunan RPKP dilakukan secara inklusif dengan melibatkan Bappeda, DP2KB PMD, TKPKP Kabupaten, perangkat daerah lintas sektor, pemerintah desa, serta unsur masyarakat lokal. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyebarluaskan rencana penyusunan dokumen RPKP, menghimpun umpan balik dari para pemangku kepentingan, serta menyusun rencana tindak lanjut penyusunan dokumen yang akan menjadi pedoman pembangunan kawasan lima tahun ke depan. Menuju Pembangunan Pariwisata yang Berkelanjutan Kawasan Tramena (Trawangan, Meno, Air) dan sekitarnya merupakan salah satu destinasi unggulan Lombok Utara yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Melalui dokumen RPKP, arah pembangunan kawasan ini diharapkan dapat lebih terencana, partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. Selain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, RPKP juga disusun dengan mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat lokal. Dengan adanya dokumen ini, pembangunan kawasan pariwisata tidak hanya berorientasi pada wisatawan, tetapi juga menjamin manfaat yang lebih luas bagi masyarakat desa. Kolaborasi untuk Masa Depan Lombok Utara Langkah penyusunan dan sosialisasi RPKP ini menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merancang masa depan kawasan pariwisata Lombok Utara. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan, kawasan Pemenang diharapkan mampu berkembang sebagai destinasi pariwisata yang tangguh, inklusif, dan memberi dampak ekonomi positif bagi warga setempat.","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2025-08-20T23:09:43+00:00","article_modified_time":"2025-09-10T23:22:37+00:00","og_image":[{"width":743,"height":500,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030","datePublished":"2025-08-20T23:09:43+00:00","dateModified":"2025-09-10T23:22:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/"},"wordCount":262,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg","articleSection":["Berita","Desa Tangguh Bencana","DESTANA BERIKLIM SIAP SIAGA","Kebencanaan","Kesiapsigaan Bencana"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/","name":"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030 - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg","datePublished":"2025-08-20T23:09:43+00:00","dateModified":"2025-09-10T23:22:37+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-11-at-07.10.09-1.jpeg","width":743,"height":500},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sosialisasi-penyusunan-rpkp-pariwisata-pemenang-lombok-utara-2025-2030\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sosialisasi Penyusunan RPKP Pariwisata Pemenang Lombok Utara 2025\u20132030"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14646","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14646"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14646\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14649,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14646\/revisions\/14649"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14648"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14646"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14646"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14646"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}