{"id":14708,"date":"2025-09-12T15:54:08","date_gmt":"2025-09-12T07:54:08","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=14708"},"modified":"2025-09-14T15:55:50","modified_gmt":"2025-09-14T07:55:50","slug":"konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/","title":{"rendered":"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Lombok Timur \u2014 Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB, bekerja sama dengan Yayasan Penabulu dan Oxfam, serta didukung oleh Australian NGO Cooperation Program (ANCP) melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), menggelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi untuk menghadapi potensi bencana banjir di tingkat desa.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 26\u201327 Agustus 2025, dan menyasar dua desa rawan banjir di Kabupaten Lombok Timur, yakni Desa Obel-Obel dan Desa Belanting. Workshop ini dilaksanakan satu hari per desa, dengan melibatkan pemerintah desa, Tim Siaga Bencana Desa (TSBD), serta perwakilan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Antisipasi Bencana Melalui Rencana Kontinjensi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Workshop bertujuan untuk menyusun dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) sebagai pedoman bersama dalam menghadapi bencana banjir. Dokumen ini diharapkan menjadi acuan yang efektif dalam membangun desa yang tangguh, inklusif, serta siap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, khususnya banjir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Project Manager KONSEPSI NTB, Rizwan Riskiandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kajian Participatory Capacity and Vulnerability Assessment (PCVA) yang telah dilakukan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKita harus memiliki persiapan dan perencanaan yang matang untuk mengurangi dampak risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu,\u201d ujar Rizwan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pemerintah Desa Apresiasi Inisiatif<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala Desa Obel-Obel yang diwakili oleh One Arianto menyambut baik pelaksanaan workshop ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat pemahaman semua pihak terkait peran dan tanggung jawab mereka saat menghadapi situasi darurat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIni menjadi langkah penting bagi desa kami dalam menentukan aksi yang tepat saat terjadi bencana,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Senada dengan itu, Sekretaris Desa Belanting, Umarhadi, menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam penyusunan dokumen tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHidup berdampingan dengan bencana adalah kenyataan. Namun, risiko dan dampaknya bisa diminimalkan melalui kesiapsiagaan dan perencanaan yang baik, berbasis data dan informasi akurat dari warga,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Menggali Pengetahuan Lokal<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fasilitator kegiatan, Muis, menjelaskan bahwa rencana kontinjensi adalah proses penyusunan langkah-langkah penanganan dalam situasi darurat akibat bencana spesifik, dalam hal ini banjir. Dalam proses penyusunan dokumen, pengalaman dan pengetahuan lokal masyarakat menjadi aspek penting yang digali dan diintegrasikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cRencana ini bukan hanya dokumen teknis, tetapi juga hasil refleksi dari pengalaman masyarakat dalam menghadapi banjir selama ini,\u201d jelas Muis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Menuju Desa Tangguh Bencana<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui workshop ini, diharapkan desa-desa yang terlibat dapat memiliki dokumen rencana kontinjensi yang komprehensif dan aplikatif. Dokumen tersebut akan menjadi acuan bagi semua pihak \u2014 pemerintah desa, TSBD, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya \u2014 dalam mengantisipasi dan merespons bencana banjir secara efektif dan terpadu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketangguhan komunitas dalam menghadapi perubahan iklim dan meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat desa terhadap risiko bencana yang semakin kompleks.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Timur \u2014 Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB, bekerja sama dengan Yayasan Penabulu dan Oxfam, serta didukung oleh Australian NGO Cooperation Program (ANCP) melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), menggelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi untuk menghadapi potensi bencana banjir di tingkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 26\u201327 Agustus 2025, dan menyasar dua desa rawan banjir di Kabupaten Lombok Timur, yakni Desa Obel-Obel dan Desa Belanting. Workshop ini dilaksanakan satu hari per desa, dengan melibatkan pemerintah desa, Tim Siaga Bencana Desa (TSBD), serta perwakilan masyarakat. Antisipasi Bencana Melalui Rencana Kontinjensi Workshop bertujuan untuk menyusun dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) sebagai pedoman bersama dalam menghadapi bencana banjir. Dokumen ini diharapkan menjadi acuan yang efektif dalam membangun desa yang tangguh, inklusif, serta siap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, khususnya banjir. Project Manager KONSEPSI NTB, Rizwan Riskiandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kajian Participatory Capacity and Vulnerability Assessment (PCVA) yang telah dilakukan sebelumnya. \u201cKita harus memiliki persiapan dan perencanaan yang matang untuk mengurangi dampak risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu,\u201d ujar Rizwan. Pemerintah Desa Apresiasi Inisiatif Kepala Desa Obel-Obel yang diwakili oleh One Arianto menyambut baik pelaksanaan workshop ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat pemahaman semua pihak terkait peran dan tanggung jawab mereka saat menghadapi situasi darurat. \u201cIni menjadi langkah penting bagi desa kami dalam menentukan aksi yang tepat saat terjadi bencana,\u201d ujarnya. Senada dengan itu, Sekretaris Desa Belanting, Umarhadi, menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam penyusunan dokumen tersebut. \u201cHidup berdampingan dengan bencana adalah kenyataan. Namun, risiko dan dampaknya bisa diminimalkan melalui kesiapsiagaan dan perencanaan yang baik, berbasis data dan informasi akurat dari warga,\u201d katanya. Menggali Pengetahuan Lokal Fasilitator kegiatan, Muis, menjelaskan bahwa rencana kontinjensi adalah proses penyusunan langkah-langkah penanganan dalam situasi darurat akibat bencana spesifik, dalam hal ini banjir. Dalam proses penyusunan dokumen, pengalaman dan pengetahuan lokal masyarakat menjadi aspek penting yang digali dan diintegrasikan. \u201cRencana ini bukan hanya dokumen teknis, tetapi juga hasil refleksi dari pengalaman masyarakat dalam menghadapi banjir selama ini,\u201d jelas Muis. Menuju Desa Tangguh Bencana Melalui workshop ini, diharapkan desa-desa yang terlibat dapat memiliki dokumen rencana kontinjensi yang komprehensif dan aplikatif. Dokumen tersebut akan menjadi acuan bagi semua pihak \u2014 pemerintah desa, TSBD, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya \u2014 dalam mengantisipasi dan merespons bencana banjir secara efektif dan terpadu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketangguhan komunitas dalam menghadapi perubahan iklim dan meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat desa terhadap risiko bencana yang semakin kompleks.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":14709,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,34,117,146,147],"tags":[],"class_list":["post-14708","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-desa-tangguh-bencana","category-improvement-community-anticipatory-action-i-can-act","category-kebencanaan","category-kesiapsigaan-bencana"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lombok Timur \u2014 Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB, bekerja sama dengan Yayasan Penabulu dan Oxfam, serta didukung oleh Australian NGO Cooperation Program (ANCP) melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), menggelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi untuk menghadapi potensi bencana banjir di tingkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 26\u201327 Agustus 2025, dan menyasar dua desa rawan banjir di Kabupaten Lombok Timur, yakni Desa Obel-Obel dan Desa Belanting. Workshop ini dilaksanakan satu hari per desa, dengan melibatkan pemerintah desa, Tim Siaga Bencana Desa (TSBD), serta perwakilan masyarakat. Antisipasi Bencana Melalui Rencana Kontinjensi Workshop bertujuan untuk menyusun dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) sebagai pedoman bersama dalam menghadapi bencana banjir. Dokumen ini diharapkan menjadi acuan yang efektif dalam membangun desa yang tangguh, inklusif, serta siap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, khususnya banjir. Project Manager KONSEPSI NTB, Rizwan Riskiandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kajian Participatory Capacity and Vulnerability Assessment (PCVA) yang telah dilakukan sebelumnya. \u201cKita harus memiliki persiapan dan perencanaan yang matang untuk mengurangi dampak risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu,\u201d ujar Rizwan. Pemerintah Desa Apresiasi Inisiatif Kepala Desa Obel-Obel yang diwakili oleh One Arianto menyambut baik pelaksanaan workshop ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat pemahaman semua pihak terkait peran dan tanggung jawab mereka saat menghadapi situasi darurat. \u201cIni menjadi langkah penting bagi desa kami dalam menentukan aksi yang tepat saat terjadi bencana,\u201d ujarnya. Senada dengan itu, Sekretaris Desa Belanting, Umarhadi, menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam penyusunan dokumen tersebut. \u201cHidup berdampingan dengan bencana adalah kenyataan. Namun, risiko dan dampaknya bisa diminimalkan melalui kesiapsiagaan dan perencanaan yang baik, berbasis data dan informasi akurat dari warga,\u201d katanya. Menggali Pengetahuan Lokal Fasilitator kegiatan, Muis, menjelaskan bahwa rencana kontinjensi adalah proses penyusunan langkah-langkah penanganan dalam situasi darurat akibat bencana spesifik, dalam hal ini banjir. Dalam proses penyusunan dokumen, pengalaman dan pengetahuan lokal masyarakat menjadi aspek penting yang digali dan diintegrasikan. \u201cRencana ini bukan hanya dokumen teknis, tetapi juga hasil refleksi dari pengalaman masyarakat dalam menghadapi banjir selama ini,\u201d jelas Muis. Menuju Desa Tangguh Bencana Melalui workshop ini, diharapkan desa-desa yang terlibat dapat memiliki dokumen rencana kontinjensi yang komprehensif dan aplikatif. Dokumen tersebut akan menjadi acuan bagi semua pihak \u2014 pemerintah desa, TSBD, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya \u2014 dalam mengantisipasi dan merespons bencana banjir secara efektif dan terpadu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketangguhan komunitas dalam menghadapi perubahan iklim dan meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat desa terhadap risiko bencana yang semakin kompleks.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-12T07:54:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-14T07:55:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa\",\"datePublished\":\"2025-09-12T07:54:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-14T07:55:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/\"},\"wordCount\":416,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"Desa Tangguh Bencana\",\"Improvement Community Anticipatory Action (I CAN ACT)\",\"Kebencanaan\",\"Kesiapsigaan Bencana\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-09-12T07:54:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-14T07:55:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg\",\"width\":960,\"height\":1280},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa - KONSEPSI","og_description":"Lombok Timur \u2014 Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB, bekerja sama dengan Yayasan Penabulu dan Oxfam, serta didukung oleh Australian NGO Cooperation Program (ANCP) melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), menggelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi untuk menghadapi potensi bencana banjir di tingkat desa. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 26\u201327 Agustus 2025, dan menyasar dua desa rawan banjir di Kabupaten Lombok Timur, yakni Desa Obel-Obel dan Desa Belanting. Workshop ini dilaksanakan satu hari per desa, dengan melibatkan pemerintah desa, Tim Siaga Bencana Desa (TSBD), serta perwakilan masyarakat. Antisipasi Bencana Melalui Rencana Kontinjensi Workshop bertujuan untuk menyusun dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) sebagai pedoman bersama dalam menghadapi bencana banjir. Dokumen ini diharapkan menjadi acuan yang efektif dalam membangun desa yang tangguh, inklusif, serta siap siaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, khususnya banjir. Project Manager KONSEPSI NTB, Rizwan Riskiandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kajian Participatory Capacity and Vulnerability Assessment (PCVA) yang telah dilakukan sebelumnya. \u201cKita harus memiliki persiapan dan perencanaan yang matang untuk mengurangi dampak risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu,\u201d ujar Rizwan. Pemerintah Desa Apresiasi Inisiatif Kepala Desa Obel-Obel yang diwakili oleh One Arianto menyambut baik pelaksanaan workshop ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat pemahaman semua pihak terkait peran dan tanggung jawab mereka saat menghadapi situasi darurat. \u201cIni menjadi langkah penting bagi desa kami dalam menentukan aksi yang tepat saat terjadi bencana,\u201d ujarnya. Senada dengan itu, Sekretaris Desa Belanting, Umarhadi, menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam penyusunan dokumen tersebut. \u201cHidup berdampingan dengan bencana adalah kenyataan. Namun, risiko dan dampaknya bisa diminimalkan melalui kesiapsiagaan dan perencanaan yang baik, berbasis data dan informasi akurat dari warga,\u201d katanya. Menggali Pengetahuan Lokal Fasilitator kegiatan, Muis, menjelaskan bahwa rencana kontinjensi adalah proses penyusunan langkah-langkah penanganan dalam situasi darurat akibat bencana spesifik, dalam hal ini banjir. Dalam proses penyusunan dokumen, pengalaman dan pengetahuan lokal masyarakat menjadi aspek penting yang digali dan diintegrasikan. \u201cRencana ini bukan hanya dokumen teknis, tetapi juga hasil refleksi dari pengalaman masyarakat dalam menghadapi banjir selama ini,\u201d jelas Muis. Menuju Desa Tangguh Bencana Melalui workshop ini, diharapkan desa-desa yang terlibat dapat memiliki dokumen rencana kontinjensi yang komprehensif dan aplikatif. Dokumen tersebut akan menjadi acuan bagi semua pihak \u2014 pemerintah desa, TSBD, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya \u2014 dalam mengantisipasi dan merespons bencana banjir secara efektif dan terpadu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat ketangguhan komunitas dalam menghadapi perubahan iklim dan meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat desa terhadap risiko bencana yang semakin kompleks.","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2025-09-12T07:54:08+00:00","article_modified_time":"2025-09-14T07:55:50+00:00","og_image":[{"width":960,"height":1280,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa","datePublished":"2025-09-12T07:54:08+00:00","dateModified":"2025-09-14T07:55:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/"},"wordCount":416,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg","articleSection":["Berita","Desa Tangguh Bencana","Improvement Community Anticipatory Action (I CAN ACT)","Kebencanaan","Kesiapsigaan Bencana"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/","name":"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg","datePublished":"2025-09-12T07:54:08+00:00","dateModified":"2025-09-14T07:55:50+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-14-at-15.50.15.jpeg","width":960,"height":1280},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-gelar-workshop-penyusunan-rencana-kontinjensi-banjir-di-level-desa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KONSEPSI NTB Gelar Workshop Penyusunan Rencana Kontinjensi Banjir di Level Desa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14708","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14708"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14708\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14710,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14708\/revisions\/14710"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14708"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14708"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14708"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}