{"id":232,"date":"2022-05-27T21:35:51","date_gmt":"2022-05-27T14:35:51","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=232"},"modified":"2023-03-09T09:36:50","modified_gmt":"2023-03-09T01:36:50","slug":"pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/","title":{"rendered":"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online"},"content":{"rendered":"<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Sebagai salah satu upaya dalam pengentasan stunting di Kabupaten Lombok Timur, pemerintah kabupaten bersama mitranya Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) melalui program\u00a0V4CP\u00a0dan didukung oleh SNV untuk memfasilitasi melakukan pertemuan aksi konvergensi intergrasi dan rembuk stunting secara online dengan tujuan untuk melakukan\u00a0forum koordinasi dan sinergi antar pihak maupun antar sektor\/OPD dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2020 dengan melibatkan unsur Pengambil Kebijakan (Bupati\/Wakil Bupati; Sekretaris Daerah; Ketua DPRD); Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lombok Timur; OPD terkait,\u00a0LSM\/NGO,\u00a0Pemerintah Kecamatan\u00a0dan\u00a0Pemerintah Desa.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Jika melihat data\u00a0Prevalensi balita stunting di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih cukup tinggi yakni 33,49 persen atau masih berada di atas rata-rata nasional. Bahkan, NTB masuk ke dalam \u201910 Besar\u2019 Propinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia. Di NTB, jumlah balita penderita stunting tertinggi berada di Kabupaten Lombok Timur yakni 43,52 persen. Angka ini tidak jauh berbeda dengan hasil Sensus KONSEPSI-SNV-IFPRI (2018) bersama Pemerintah Lombok Timur yang menemukan jumlah balita stunting mencapai 42,0 % di 10 desa lokasi prioritas penurunan stunting sebagaimana ditetapkan\u00a0Tim\u00a0Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Dibandingkan dengan hasil Riskesdas 2013 (43,8 persen), Kabupaten Lombok Timur hanya mampu menurunkan angka stunting hanya 0,28 persen selama kurun waktu lima tahun. Artinya, laju penurunan prevalensi stunting masih sangat lamban.Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menunjukkan komitmen kuat untuk mempercepat pencegahan dan penurunan stunting. Pada tahun 2017, diterbitkan Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 31 Tahun 2017 tentang Penurunan Stunting.\u00a0 Sejak 2018, Bupati juga telah membentuk Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting hingga saat ini beranggotakan lintas sektoral. Pada tahun 2019, Tim telah menetapkan rencana kerja untuk melaksanakan 8 (delapan) aksi konvergensi terintegrasi intevensi penurunan stunting. Tahun 2020, sebanyak 32 desa telah ditetapkan sebagai lokasi sasaran penanggulangan stunting secara konvergensi terintegrasi. Untuk tahun 2021, Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting telah menyiapkan usulan tambahan 30 desa lokasi sasaran berdasarkan hasil an\u00e1lisis situasi. Dengan demikian, total desa lokasi sasaran telah mencapai 62 desa selama kurun waktu 2019-2021.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Sejalan dengan hal tersebut, upaya percepatan dan penanggulangan stunting dilakukan secara bertahap dan komperhensif \u00a0guna untuk mendaparkan hasil yang baik. Pertemuan ini lebih difokuskan untuk membahas keselarasan data yang digunakan dalam\u00a0menyusun rencana program\/kegiatan untuk peningkatan cakupan dan integrasi intervensi gizi pada tahun 2020 dan\/atau 2021 mendatang.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Proses pelakasanaannya diskusi ini dilakukan melalui platform zoom meeting karna sedang dalam masa pandemi Global Covid -19, pertemuan ini juga \u00a0disesuaikan dengan standard protokol kesehatan yang ada\u00a0 dan mengharuskan melakukan\u00a0Physical\/Social Distancing.<\/p>\n<p style=\"font-weight: 400; text-align: justify;\">Written by: Nashoihul Ibad<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai salah satu upaya dalam pengentasan stunting di Kabupaten Lombok Timur, pemerintah kabupaten bersama mitranya Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) melalui program\u00a0V4CP\u00a0dan didukung oleh SNV untuk memfasilitasi melakukan pertemuan aksi konvergensi intergrasi dan rembuk stunting secara online dengan tujuan untuk melakukan\u00a0forum koordinasi dan sinergi antar pihak maupun antar sektor\/OPD dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2020 dengan melibatkan unsur Pengambil Kebijakan (Bupati\/Wakil Bupati; Sekretaris Daerah; Ketua DPRD); Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lombok Timur; OPD terkait,\u00a0LSM\/NGO,\u00a0Pemerintah Kecamatan\u00a0dan\u00a0Pemerintah Desa. Jika melihat data\u00a0Prevalensi balita stunting di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih cukup tinggi yakni 33,49 persen atau masih berada di atas rata-rata nasional. Bahkan, NTB masuk ke dalam \u201910 Besar\u2019 Propinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia. Di NTB, jumlah balita penderita stunting tertinggi berada di Kabupaten Lombok Timur yakni 43,52 persen. Angka ini tidak jauh berbeda dengan hasil Sensus KONSEPSI-SNV-IFPRI (2018) bersama Pemerintah Lombok Timur yang menemukan jumlah balita stunting mencapai 42,0 % di 10 desa lokasi prioritas penurunan stunting sebagaimana ditetapkan\u00a0Tim\u00a0Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Dibandingkan dengan hasil Riskesdas 2013 (43,8 persen), Kabupaten Lombok Timur hanya mampu menurunkan angka stunting hanya 0,28 persen selama kurun waktu lima tahun. Artinya, laju penurunan prevalensi stunting masih sangat lamban.Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menunjukkan komitmen kuat untuk mempercepat pencegahan dan penurunan stunting. Pada tahun 2017, diterbitkan Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 31 Tahun 2017 tentang Penurunan Stunting.\u00a0 Sejak 2018, Bupati juga telah membentuk Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting hingga saat ini beranggotakan lintas sektoral. Pada tahun 2019, Tim telah menetapkan rencana kerja untuk melaksanakan 8 (delapan) aksi konvergensi terintegrasi intevensi penurunan stunting. Tahun 2020, sebanyak 32 desa telah ditetapkan sebagai lokasi sasaran penanggulangan stunting secara konvergensi terintegrasi. Untuk tahun 2021, Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting telah menyiapkan usulan tambahan 30 desa lokasi sasaran berdasarkan hasil an\u00e1lisis situasi. Dengan demikian, total desa lokasi sasaran telah mencapai 62 desa selama kurun waktu 2019-2021. Sejalan dengan hal tersebut, upaya percepatan dan penanggulangan stunting dilakukan secara bertahap dan komperhensif \u00a0guna untuk mendaparkan hasil yang baik. Pertemuan ini lebih difokuskan untuk membahas keselarasan data yang digunakan dalam\u00a0menyusun rencana program\/kegiatan untuk peningkatan cakupan dan integrasi intervensi gizi pada tahun 2020 dan\/atau 2021 mendatang. Proses pelakasanaannya diskusi ini dilakukan melalui platform zoom meeting karna sedang dalam masa pandemi Global Covid -19, pertemuan ini juga \u00a0disesuaikan dengan standard protokol kesehatan yang ada\u00a0 dan mengharuskan melakukan\u00a0Physical\/Social Distancing. Written by: Nashoihul Ibad<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":233,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,31,30],"tags":[],"class_list":["post-232","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kesehatan-gizi","category-v4cp"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebagai salah satu upaya dalam pengentasan stunting di Kabupaten Lombok Timur, pemerintah kabupaten bersama mitranya Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) melalui program\u00a0V4CP\u00a0dan didukung oleh SNV untuk memfasilitasi melakukan pertemuan aksi konvergensi intergrasi dan rembuk stunting secara online dengan tujuan untuk melakukan\u00a0forum koordinasi dan sinergi antar pihak maupun antar sektor\/OPD dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2020 dengan melibatkan unsur Pengambil Kebijakan (Bupati\/Wakil Bupati; Sekretaris Daerah; Ketua DPRD); Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lombok Timur; OPD terkait,\u00a0LSM\/NGO,\u00a0Pemerintah Kecamatan\u00a0dan\u00a0Pemerintah Desa. Jika melihat data\u00a0Prevalensi balita stunting di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih cukup tinggi yakni 33,49 persen atau masih berada di atas rata-rata nasional. Bahkan, NTB masuk ke dalam \u201910 Besar\u2019 Propinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia. Di NTB, jumlah balita penderita stunting tertinggi berada di Kabupaten Lombok Timur yakni 43,52 persen. Angka ini tidak jauh berbeda dengan hasil Sensus KONSEPSI-SNV-IFPRI (2018) bersama Pemerintah Lombok Timur yang menemukan jumlah balita stunting mencapai 42,0 % di 10 desa lokasi prioritas penurunan stunting sebagaimana ditetapkan\u00a0Tim\u00a0Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Dibandingkan dengan hasil Riskesdas 2013 (43,8 persen), Kabupaten Lombok Timur hanya mampu menurunkan angka stunting hanya 0,28 persen selama kurun waktu lima tahun. Artinya, laju penurunan prevalensi stunting masih sangat lamban.Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menunjukkan komitmen kuat untuk mempercepat pencegahan dan penurunan stunting. Pada tahun 2017, diterbitkan Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 31 Tahun 2017 tentang Penurunan Stunting.\u00a0 Sejak 2018, Bupati juga telah membentuk Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting hingga saat ini beranggotakan lintas sektoral. Pada tahun 2019, Tim telah menetapkan rencana kerja untuk melaksanakan 8 (delapan) aksi konvergensi terintegrasi intevensi penurunan stunting. Tahun 2020, sebanyak 32 desa telah ditetapkan sebagai lokasi sasaran penanggulangan stunting secara konvergensi terintegrasi. Untuk tahun 2021, Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting telah menyiapkan usulan tambahan 30 desa lokasi sasaran berdasarkan hasil an\u00e1lisis situasi. Dengan demikian, total desa lokasi sasaran telah mencapai 62 desa selama kurun waktu 2019-2021. Sejalan dengan hal tersebut, upaya percepatan dan penanggulangan stunting dilakukan secara bertahap dan komperhensif \u00a0guna untuk mendaparkan hasil yang baik. Pertemuan ini lebih difokuskan untuk membahas keselarasan data yang digunakan dalam\u00a0menyusun rencana program\/kegiatan untuk peningkatan cakupan dan integrasi intervensi gizi pada tahun 2020 dan\/atau 2021 mendatang. Proses pelakasanaannya diskusi ini dilakukan melalui platform zoom meeting karna sedang dalam masa pandemi Global Covid -19, pertemuan ini juga \u00a0disesuaikan dengan standard protokol kesehatan yang ada\u00a0 dan mengharuskan melakukan\u00a0Physical\/Social Distancing. Written by: Nashoihul Ibad\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-27T14:35:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-09T01:36:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online\",\"datePublished\":\"2022-05-27T14:35:51+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-09T01:36:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/\"},\"wordCount\":413,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"Kesehatan &amp; Gizi\",\"V4CP\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/\",\"name\":\"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg\",\"datePublished\":\"2022-05-27T14:35:51+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-09T01:36:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg\",\"width\":600,\"height\":400},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online - KONSEPSI","og_description":"Sebagai salah satu upaya dalam pengentasan stunting di Kabupaten Lombok Timur, pemerintah kabupaten bersama mitranya Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) melalui program\u00a0V4CP\u00a0dan didukung oleh SNV untuk memfasilitasi melakukan pertemuan aksi konvergensi intergrasi dan rembuk stunting secara online dengan tujuan untuk melakukan\u00a0forum koordinasi dan sinergi antar pihak maupun antar sektor\/OPD dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2020 dengan melibatkan unsur Pengambil Kebijakan (Bupati\/Wakil Bupati; Sekretaris Daerah; Ketua DPRD); Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Lombok Timur; OPD terkait,\u00a0LSM\/NGO,\u00a0Pemerintah Kecamatan\u00a0dan\u00a0Pemerintah Desa. Jika melihat data\u00a0Prevalensi balita stunting di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih cukup tinggi yakni 33,49 persen atau masih berada di atas rata-rata nasional. Bahkan, NTB masuk ke dalam \u201910 Besar\u2019 Propinsi dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia. Di NTB, jumlah balita penderita stunting tertinggi berada di Kabupaten Lombok Timur yakni 43,52 persen. Angka ini tidak jauh berbeda dengan hasil Sensus KONSEPSI-SNV-IFPRI (2018) bersama Pemerintah Lombok Timur yang menemukan jumlah balita stunting mencapai 42,0 % di 10 desa lokasi prioritas penurunan stunting sebagaimana ditetapkan\u00a0Tim\u00a0Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Dibandingkan dengan hasil Riskesdas 2013 (43,8 persen), Kabupaten Lombok Timur hanya mampu menurunkan angka stunting hanya 0,28 persen selama kurun waktu lima tahun. Artinya, laju penurunan prevalensi stunting masih sangat lamban.Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menunjukkan komitmen kuat untuk mempercepat pencegahan dan penurunan stunting. Pada tahun 2017, diterbitkan Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 31 Tahun 2017 tentang Penurunan Stunting.\u00a0 Sejak 2018, Bupati juga telah membentuk Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting hingga saat ini beranggotakan lintas sektoral. Pada tahun 2019, Tim telah menetapkan rencana kerja untuk melaksanakan 8 (delapan) aksi konvergensi terintegrasi intevensi penurunan stunting. Tahun 2020, sebanyak 32 desa telah ditetapkan sebagai lokasi sasaran penanggulangan stunting secara konvergensi terintegrasi. Untuk tahun 2021, Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting telah menyiapkan usulan tambahan 30 desa lokasi sasaran berdasarkan hasil an\u00e1lisis situasi. Dengan demikian, total desa lokasi sasaran telah mencapai 62 desa selama kurun waktu 2019-2021. Sejalan dengan hal tersebut, upaya percepatan dan penanggulangan stunting dilakukan secara bertahap dan komperhensif \u00a0guna untuk mendaparkan hasil yang baik. Pertemuan ini lebih difokuskan untuk membahas keselarasan data yang digunakan dalam\u00a0menyusun rencana program\/kegiatan untuk peningkatan cakupan dan integrasi intervensi gizi pada tahun 2020 dan\/atau 2021 mendatang. Proses pelakasanaannya diskusi ini dilakukan melalui platform zoom meeting karna sedang dalam masa pandemi Global Covid -19, pertemuan ini juga \u00a0disesuaikan dengan standard protokol kesehatan yang ada\u00a0 dan mengharuskan melakukan\u00a0Physical\/Social Distancing. Written by: Nashoihul Ibad","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2022-05-27T14:35:51+00:00","article_modified_time":"2023-03-09T01:36:50+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online","datePublished":"2022-05-27T14:35:51+00:00","dateModified":"2023-03-09T01:36:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/"},"wordCount":413,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg","articleSection":["Berita","Kesehatan &amp; Gizi","V4CP"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/","name":"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg","datePublished":"2022-05-27T14:35:51+00:00","dateModified":"2023-03-09T01:36:50+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/4lhVlAvUyxvpjCiHRH2ERXONuELvr6hV4Ko3HDQd.jpeg","width":600,"height":400},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/pertemuan-aksi-konvergensi-terintegrasi-dan-rembuk-stunting-secara-online\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pertemuan Aksi Konvergensi Terintegrasi dan Rembuk Stunting Secara Online"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/232","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=232"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/232\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/233"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=232"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=232"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=232"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}