{"id":434,"date":"2022-05-28T10:36:47","date_gmt":"2022-05-28T03:36:47","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=434"},"modified":"2023-03-09T10:29:29","modified_gmt":"2023-03-09T02:29:29","slug":"bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/","title":{"rendered":"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Program Desa Tangguh Bencana (Destana) kerjasama antara KONSEPSI NTB dengan Caritas Germany telah memasuki tahun kedua. Sebagai langkah pertama untuk mengawali pelaksanaan program ini, KONSEPSI NTB melakukan audiensi dengan para pihak, diantaranya: BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten, Pihak Kecamatan, dan Pemerintah Desa di Lokasi Program. Rangkaian kegiatan audiensi ini dilaksanakan mulai dari tanggal 15 hingga 23 Februari 2021.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program yang dimulai sejak akhir 2019 ini, sebelumnya telah membangun dan mengembangkan Destana di empat desa di Pulau Lombok sebagai model percontohan bagi desa-desa lain khususnya desa yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya pada tahun 2021, program ini akan difokuskan untuk Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Bencana Desa Melalui Pengembangan Literasi Kebencanaan dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Berbasis Kawasan di 11 desa di 3 kabupaten di Pulau Lombok. Desa tersebut diantaranya adalah Desa Pemenang Barat, Desa Akar Akar, Desa Andalan, Desa Gunjan Asri, dan Desa Sambik Elen di Kabupaten Lombok Utara. Kemudian, Desa Mertak dan Desa Sengkol di Kabupaten Lombok Tengah. Selanjutnya, Desa Pesanggrahan, Desa Kembang Kerang Daya, Desa Obel Obel, dan Desa Medain di Kabupaten Lombok Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cProgram ini sebetulnya merujuk pada Perka BNPB Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kelurahan\/Desa Tangguh Bencana. Selama 12 bulan kedepan selain berfokus untuk membentuk Destana, kami juga akan membangun pembelajaran tentang pengurangan risiko bencana berbasis kawasan\u201d, tegas Hairul Anwar, Project Manager (PM) Desa Tangguh KONSEPSI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hairul Anwar berharap agar desa-desa di lokasi program ini dapat meningkat indeks ketangguhannya setelah diintervensi program. \u201cKami telah melakukan penilaian ketangguhan di desa-desa ini melalui PKD yang dibuat BNPB, hasilnya rata-rata berada di level pratama. Kami berharap levelnya bisa meningkat setelah program dilaksanakan\u201d, imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Zainal Abidin, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB memberikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan program ini. Ia juga berharap agar program ini dapat memberikan atensi dan melibatkan kelompok rentan dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJika kita berkaca pada kejadian bencana gempa bumi 2018, mereka yang menjadi korban justru banyak dari kelompok rentan seperti: perempuan, anak-anak, dan difabel. Saya berharap program ini bisa diarahkan juga untuk memperkuat kapasitas mereka\u201d,ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain BPBD, respon positif atas program ini juga ditunjukkan oleh Pemerintah Desa di 11 desa yang akan menjadi sasaran program. Kepala Desa Sambik Elen, Muhammad Katur menyatakan desanya yang termasuk rawan terhadap bencana sehingga merasa masyarakatnya perlu ditingkatkan kapasitasnya dalam mengatasi bencana. \u201cProgram seperti ini penting terutama bagi kami yang berada di wilayah rawan bencana, Begitu pula, kami dari Pemerintah Desa akan mendukung penuh program ini\u201d, tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Written by : Hendra P. Saputra<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Desa Tangguh Bencana (Destana) kerjasama antara KONSEPSI NTB dengan Caritas Germany telah memasuki tahun kedua. Sebagai langkah pertama untuk mengawali pelaksanaan program ini, KONSEPSI NTB melakukan audiensi dengan para pihak, diantaranya: BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten, Pihak Kecamatan, dan Pemerintah Desa di Lokasi Program. Rangkaian kegiatan audiensi ini dilaksanakan mulai dari tanggal 15 hingga 23 Februari 2021. Program yang dimulai sejak akhir 2019 ini, sebelumnya telah membangun dan mengembangkan Destana di empat desa di Pulau Lombok sebagai model percontohan bagi desa-desa lain khususnya desa yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Selanjutnya pada tahun 2021, program ini akan difokuskan untuk Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Bencana Desa Melalui Pengembangan Literasi Kebencanaan dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Berbasis Kawasan di 11 desa di 3 kabupaten di Pulau Lombok. Desa tersebut diantaranya adalah Desa Pemenang Barat, Desa Akar Akar, Desa Andalan, Desa Gunjan Asri, dan Desa Sambik Elen di Kabupaten Lombok Utara. Kemudian, Desa Mertak dan Desa Sengkol di Kabupaten Lombok Tengah. Selanjutnya, Desa Pesanggrahan, Desa Kembang Kerang Daya, Desa Obel Obel, dan Desa Medain di Kabupaten Lombok Timur. \u201cProgram ini sebetulnya merujuk pada Perka BNPB Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kelurahan\/Desa Tangguh Bencana. Selama 12 bulan kedepan selain berfokus untuk membentuk Destana, kami juga akan membangun pembelajaran tentang pengurangan risiko bencana berbasis kawasan\u201d, tegas Hairul Anwar, Project Manager (PM) Desa Tangguh KONSEPSI. Hairul Anwar berharap agar desa-desa di lokasi program ini dapat meningkat indeks ketangguhannya setelah diintervensi program. \u201cKami telah melakukan penilaian ketangguhan di desa-desa ini melalui PKD yang dibuat BNPB, hasilnya rata-rata berada di level pratama. Kami berharap levelnya bisa meningkat setelah program dilaksanakan\u201d, imbuhnya. Sementara itu, Zainal Abidin, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB memberikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan program ini. Ia juga berharap agar program ini dapat memberikan atensi dan melibatkan kelompok rentan dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat desa. \u201cJika kita berkaca pada kejadian bencana gempa bumi 2018, mereka yang menjadi korban justru banyak dari kelompok rentan seperti: perempuan, anak-anak, dan difabel. Saya berharap program ini bisa diarahkan juga untuk memperkuat kapasitas mereka\u201d,ucapnya. Selain BPBD, respon positif atas program ini juga ditunjukkan oleh Pemerintah Desa di 11 desa yang akan menjadi sasaran program. Kepala Desa Sambik Elen, Muhammad Katur menyatakan desanya yang termasuk rawan terhadap bencana sehingga merasa masyarakatnya perlu ditingkatkan kapasitasnya dalam mengatasi bencana. \u201cProgram seperti ini penting terutama bagi kami yang berada di wilayah rawan bencana, Begitu pula, kami dari Pemerintah Desa akan mendukung penuh program ini\u201d, tegasnya. Written by : Hendra P. Saputra<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":435,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,34,25],"tags":[],"class_list":["post-434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-desa-tangguh-bencana","category-prb"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Program Desa Tangguh Bencana (Destana) kerjasama antara KONSEPSI NTB dengan Caritas Germany telah memasuki tahun kedua. Sebagai langkah pertama untuk mengawali pelaksanaan program ini, KONSEPSI NTB melakukan audiensi dengan para pihak, diantaranya: BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten, Pihak Kecamatan, dan Pemerintah Desa di Lokasi Program. Rangkaian kegiatan audiensi ini dilaksanakan mulai dari tanggal 15 hingga 23 Februari 2021. Program yang dimulai sejak akhir 2019 ini, sebelumnya telah membangun dan mengembangkan Destana di empat desa di Pulau Lombok sebagai model percontohan bagi desa-desa lain khususnya desa yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Selanjutnya pada tahun 2021, program ini akan difokuskan untuk Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Bencana Desa Melalui Pengembangan Literasi Kebencanaan dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Berbasis Kawasan di 11 desa di 3 kabupaten di Pulau Lombok. Desa tersebut diantaranya adalah Desa Pemenang Barat, Desa Akar Akar, Desa Andalan, Desa Gunjan Asri, dan Desa Sambik Elen di Kabupaten Lombok Utara. Kemudian, Desa Mertak dan Desa Sengkol di Kabupaten Lombok Tengah. Selanjutnya, Desa Pesanggrahan, Desa Kembang Kerang Daya, Desa Obel Obel, dan Desa Medain di Kabupaten Lombok Timur. \u201cProgram ini sebetulnya merujuk pada Perka BNPB Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kelurahan\/Desa Tangguh Bencana. Selama 12 bulan kedepan selain berfokus untuk membentuk Destana, kami juga akan membangun pembelajaran tentang pengurangan risiko bencana berbasis kawasan\u201d, tegas Hairul Anwar, Project Manager (PM) Desa Tangguh KONSEPSI. Hairul Anwar berharap agar desa-desa di lokasi program ini dapat meningkat indeks ketangguhannya setelah diintervensi program. \u201cKami telah melakukan penilaian ketangguhan di desa-desa ini melalui PKD yang dibuat BNPB, hasilnya rata-rata berada di level pratama. Kami berharap levelnya bisa meningkat setelah program dilaksanakan\u201d, imbuhnya. Sementara itu, Zainal Abidin, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB memberikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan program ini. Ia juga berharap agar program ini dapat memberikan atensi dan melibatkan kelompok rentan dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat desa. \u201cJika kita berkaca pada kejadian bencana gempa bumi 2018, mereka yang menjadi korban justru banyak dari kelompok rentan seperti: perempuan, anak-anak, dan difabel. Saya berharap program ini bisa diarahkan juga untuk memperkuat kapasitas mereka\u201d,ucapnya. Selain BPBD, respon positif atas program ini juga ditunjukkan oleh Pemerintah Desa di 11 desa yang akan menjadi sasaran program. Kepala Desa Sambik Elen, Muhammad Katur menyatakan desanya yang termasuk rawan terhadap bencana sehingga merasa masyarakatnya perlu ditingkatkan kapasitasnya dalam mengatasi bencana. \u201cProgram seperti ini penting terutama bagi kami yang berada di wilayah rawan bencana, Begitu pula, kami dari Pemerintah Desa akan mendukung penuh program ini\u201d, tegasnya. Written by : Hendra P. Saputra\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-28T03:36:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-09T02:29:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"794\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"803\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program\",\"datePublished\":\"2022-05-28T03:36:47+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-09T02:29:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/\"},\"wordCount\":411,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"Desa Tangguh Bencana\",\"PRB Caritas Germany\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/\",\"name\":\"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg\",\"datePublished\":\"2022-05-28T03:36:47+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-09T02:29:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg\",\"width\":794,\"height\":803},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program - KONSEPSI","og_description":"Program Desa Tangguh Bencana (Destana) kerjasama antara KONSEPSI NTB dengan Caritas Germany telah memasuki tahun kedua. Sebagai langkah pertama untuk mengawali pelaksanaan program ini, KONSEPSI NTB melakukan audiensi dengan para pihak, diantaranya: BPBD Provinsi, BPBD Kabupaten, Pihak Kecamatan, dan Pemerintah Desa di Lokasi Program. Rangkaian kegiatan audiensi ini dilaksanakan mulai dari tanggal 15 hingga 23 Februari 2021. Program yang dimulai sejak akhir 2019 ini, sebelumnya telah membangun dan mengembangkan Destana di empat desa di Pulau Lombok sebagai model percontohan bagi desa-desa lain khususnya desa yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Selanjutnya pada tahun 2021, program ini akan difokuskan untuk Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Bencana Desa Melalui Pengembangan Literasi Kebencanaan dan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Berbasis Kawasan di 11 desa di 3 kabupaten di Pulau Lombok. Desa tersebut diantaranya adalah Desa Pemenang Barat, Desa Akar Akar, Desa Andalan, Desa Gunjan Asri, dan Desa Sambik Elen di Kabupaten Lombok Utara. Kemudian, Desa Mertak dan Desa Sengkol di Kabupaten Lombok Tengah. Selanjutnya, Desa Pesanggrahan, Desa Kembang Kerang Daya, Desa Obel Obel, dan Desa Medain di Kabupaten Lombok Timur. \u201cProgram ini sebetulnya merujuk pada Perka BNPB Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pembentukan Kelurahan\/Desa Tangguh Bencana. Selama 12 bulan kedepan selain berfokus untuk membentuk Destana, kami juga akan membangun pembelajaran tentang pengurangan risiko bencana berbasis kawasan\u201d, tegas Hairul Anwar, Project Manager (PM) Desa Tangguh KONSEPSI. Hairul Anwar berharap agar desa-desa di lokasi program ini dapat meningkat indeks ketangguhannya setelah diintervensi program. \u201cKami telah melakukan penilaian ketangguhan di desa-desa ini melalui PKD yang dibuat BNPB, hasilnya rata-rata berada di level pratama. Kami berharap levelnya bisa meningkat setelah program dilaksanakan\u201d, imbuhnya. Sementara itu, Zainal Abidin, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB memberikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan program ini. Ia juga berharap agar program ini dapat memberikan atensi dan melibatkan kelompok rentan dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat desa. \u201cJika kita berkaca pada kejadian bencana gempa bumi 2018, mereka yang menjadi korban justru banyak dari kelompok rentan seperti: perempuan, anak-anak, dan difabel. Saya berharap program ini bisa diarahkan juga untuk memperkuat kapasitas mereka\u201d,ucapnya. Selain BPBD, respon positif atas program ini juga ditunjukkan oleh Pemerintah Desa di 11 desa yang akan menjadi sasaran program. Kepala Desa Sambik Elen, Muhammad Katur menyatakan desanya yang termasuk rawan terhadap bencana sehingga merasa masyarakatnya perlu ditingkatkan kapasitasnya dalam mengatasi bencana. \u201cProgram seperti ini penting terutama bagi kami yang berada di wilayah rawan bencana, Begitu pula, kami dari Pemerintah Desa akan mendukung penuh program ini\u201d, tegasnya. Written by : Hendra P. Saputra","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2022-05-28T03:36:47+00:00","article_modified_time":"2023-03-09T02:29:29+00:00","og_image":[{"width":794,"height":803,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program","datePublished":"2022-05-28T03:36:47+00:00","dateModified":"2023-03-09T02:29:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/"},"wordCount":411,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg","articleSection":["Berita","Desa Tangguh Bencana","PRB Caritas Germany"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/","name":"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg","datePublished":"2022-05-28T03:36:47+00:00","dateModified":"2023-03-09T02:29:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/yDVmh8ur3Nwr51fx905lZNbznTilfJpjjzhwDBBZ.jpeg","width":794,"height":803},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/bentuk-destana-konsepsi-ntb-lakukan-audiensi-dengan-bpbd-dan-desa-lokasi-program\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bentuk Destana, KONSEPSI NTB Lakukan Audiensi dengan BPBD dan Desa Lokasi Program"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=434"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/434\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}