{"id":447,"date":"2022-05-28T10:42:32","date_gmt":"2022-05-28T03:42:32","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=447"},"modified":"2023-03-09T10:28:00","modified_gmt":"2023-03-09T02:28:00","slug":"konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/","title":{"rendered":"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) atas dukungan pendanaan dari Caritas Germany menggelar pertemuan para pihak di lima desa dampingan untuk mendorong kerjasama PRB antar desa berbasis kawasan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Kepala Desa di lima desa dampingan KONSEPSI. \u201cBencana itu tidak bisa ditangani secara parsial dan dibatasi oleh administratif wilayah, tetapi basisnya adalah antar kawasan.Bisa saja bencana itu terjadi dari satu desa akan tetapi dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat di desa terdekat\u201d, tegas Hairul Anwar, Program Manajer (PM) Desa Tangguh KONSEPSI, Selasa, 16 Maret 2021.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program Manager Desa Tangguh KONSEPSI itu juga menyoroti minimnya kerjasama antar desa tentang isu pengurangan risiko bencana, karena kerjasama antar desa selama ini lebih didorong pada usaha untuk meningkatkan produktivitas ekonomi antar kawasan, \u201cKita ingin kerjasama antar desa satu kawasan itu bukan hanya berfokus pada peningkatan ekonomi semata, tetapi juga harus dibarengi dengan kerjasama untuk mengurangi risiko bencana\u201d, katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desa yang menjadi model percontohan PRB berbasis kawasan ini dipilih oleh KONSEPSI karena memiliki ragam bentuk jenis ancaman bencana, mulai dari bencana geologi, hidrometeorologi, dan bencana non-alam. Desa-desa itu terdiri dari: Desa Akar Akar, Desa Gunjan Asri, dan Desa Andalan di Kabupaten Lombok Utara. Berikutnya, Desa Obel Obel dan Desa Madayin di Kabupaten Lombok Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Desa Akar Akar, Akarman, S.Sos, mengatakan pemerintah desa akan memberikan dukungan atas program ini, \u201cKami dari Pemerintah Desa akan mendukung penuh program ini, karena kita semua menyadari bencana itu adalah urusan bersama sehingga kerjasama antar desa itu sangat perlu dilakukan,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, dalam kegiatan terpisah, Satrasip, Sekretaris Desa Obel Obel mengakui pengalaman mereka dalam menangani bencana banjir bandang selama ini belum terintegrasi dengan desa tetangga, \u201cDesa Obel Obel dan Desa Madayin ini sangat rawan terjadi banjir bandang, namun penanganannya masih menjadi urusan masing-masing desa. Semoga melalui program ini, kedua desa ini dapat membangun kerjasama\u201d, harapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari ini juga turut mengundang perwakilan pemerintah di tingkat kecamatan dan kabupaten. Agus Hery Purnomo dari BPBD Kabupaten Lombok Utara menekankan agar kerjasama antar desa didorong atas kebutuhan bersama sesuai dengan kondisi kewilayahan,\u201dKalau di desa kita sering terjadi kekeringan dan krisis air bersih, maka perlu didorong adanya aturan bersama untuk mengatur pengelolaan air minum dari hulu sampai ke hilir\u201d, katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Written by : Hendra P. Saputra<br \/>\n*). <em>Kepala Desa di lima lokasi desa dampingan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) KONSEPSI NTB bersepakat melakukan kerjasama antar desa satu kawasan dalam melakukan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di tingkat desa<\/em>.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) atas dukungan pendanaan dari Caritas Germany menggelar pertemuan para pihak di lima desa dampingan untuk mendorong kerjasama PRB antar desa berbasis kawasan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Kepala Desa di lima desa dampingan KONSEPSI. \u201cBencana itu tidak bisa ditangani secara parsial dan dibatasi oleh administratif wilayah, tetapi basisnya adalah antar kawasan.Bisa saja bencana itu terjadi dari satu desa akan tetapi dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat di desa terdekat\u201d, tegas Hairul Anwar, Program Manajer (PM) Desa Tangguh KONSEPSI, Selasa, 16 Maret 2021. Program Manager Desa Tangguh KONSEPSI itu juga menyoroti minimnya kerjasama antar desa tentang isu pengurangan risiko bencana, karena kerjasama antar desa selama ini lebih didorong pada usaha untuk meningkatkan produktivitas ekonomi antar kawasan, \u201cKita ingin kerjasama antar desa satu kawasan itu bukan hanya berfokus pada peningkatan ekonomi semata, tetapi juga harus dibarengi dengan kerjasama untuk mengurangi risiko bencana\u201d, katanya. Desa yang menjadi model percontohan PRB berbasis kawasan ini dipilih oleh KONSEPSI karena memiliki ragam bentuk jenis ancaman bencana, mulai dari bencana geologi, hidrometeorologi, dan bencana non-alam. Desa-desa itu terdiri dari: Desa Akar Akar, Desa Gunjan Asri, dan Desa Andalan di Kabupaten Lombok Utara. Berikutnya, Desa Obel Obel dan Desa Madayin di Kabupaten Lombok Timur. Kepala Desa Akar Akar, Akarman, S.Sos, mengatakan pemerintah desa akan memberikan dukungan atas program ini, \u201cKami dari Pemerintah Desa akan mendukung penuh program ini, karena kita semua menyadari bencana itu adalah urusan bersama sehingga kerjasama antar desa itu sangat perlu dilakukan,\u201d imbuhnya. Sementara itu, dalam kegiatan terpisah, Satrasip, Sekretaris Desa Obel Obel mengakui pengalaman mereka dalam menangani bencana banjir bandang selama ini belum terintegrasi dengan desa tetangga, \u201cDesa Obel Obel dan Desa Madayin ini sangat rawan terjadi banjir bandang, namun penanganannya masih menjadi urusan masing-masing desa. Semoga melalui program ini, kedua desa ini dapat membangun kerjasama\u201d, harapnya. Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari ini juga turut mengundang perwakilan pemerintah di tingkat kecamatan dan kabupaten. Agus Hery Purnomo dari BPBD Kabupaten Lombok Utara menekankan agar kerjasama antar desa didorong atas kebutuhan bersama sesuai dengan kondisi kewilayahan,\u201dKalau di desa kita sering terjadi kekeringan dan krisis air bersih, maka perlu didorong adanya aturan bersama untuk mengatur pengelolaan air minum dari hulu sampai ke hilir\u201d, katanya. Written by : Hendra P. Saputra *). Kepala Desa di lima lokasi desa dampingan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) KONSEPSI NTB bersepakat melakukan kerjasama antar desa satu kawasan dalam melakukan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di tingkat desa.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":448,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,34,25],"tags":[],"class_list":["post-447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-desa-tangguh-bencana","category-prb"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) atas dukungan pendanaan dari Caritas Germany menggelar pertemuan para pihak di lima desa dampingan untuk mendorong kerjasama PRB antar desa berbasis kawasan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Kepala Desa di lima desa dampingan KONSEPSI. \u201cBencana itu tidak bisa ditangani secara parsial dan dibatasi oleh administratif wilayah, tetapi basisnya adalah antar kawasan.Bisa saja bencana itu terjadi dari satu desa akan tetapi dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat di desa terdekat\u201d, tegas Hairul Anwar, Program Manajer (PM) Desa Tangguh KONSEPSI, Selasa, 16 Maret 2021. Program Manager Desa Tangguh KONSEPSI itu juga menyoroti minimnya kerjasama antar desa tentang isu pengurangan risiko bencana, karena kerjasama antar desa selama ini lebih didorong pada usaha untuk meningkatkan produktivitas ekonomi antar kawasan, \u201cKita ingin kerjasama antar desa satu kawasan itu bukan hanya berfokus pada peningkatan ekonomi semata, tetapi juga harus dibarengi dengan kerjasama untuk mengurangi risiko bencana\u201d, katanya. Desa yang menjadi model percontohan PRB berbasis kawasan ini dipilih oleh KONSEPSI karena memiliki ragam bentuk jenis ancaman bencana, mulai dari bencana geologi, hidrometeorologi, dan bencana non-alam. Desa-desa itu terdiri dari: Desa Akar Akar, Desa Gunjan Asri, dan Desa Andalan di Kabupaten Lombok Utara. Berikutnya, Desa Obel Obel dan Desa Madayin di Kabupaten Lombok Timur. Kepala Desa Akar Akar, Akarman, S.Sos, mengatakan pemerintah desa akan memberikan dukungan atas program ini, \u201cKami dari Pemerintah Desa akan mendukung penuh program ini, karena kita semua menyadari bencana itu adalah urusan bersama sehingga kerjasama antar desa itu sangat perlu dilakukan,\u201d imbuhnya. Sementara itu, dalam kegiatan terpisah, Satrasip, Sekretaris Desa Obel Obel mengakui pengalaman mereka dalam menangani bencana banjir bandang selama ini belum terintegrasi dengan desa tetangga, \u201cDesa Obel Obel dan Desa Madayin ini sangat rawan terjadi banjir bandang, namun penanganannya masih menjadi urusan masing-masing desa. Semoga melalui program ini, kedua desa ini dapat membangun kerjasama\u201d, harapnya. Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari ini juga turut mengundang perwakilan pemerintah di tingkat kecamatan dan kabupaten. Agus Hery Purnomo dari BPBD Kabupaten Lombok Utara menekankan agar kerjasama antar desa didorong atas kebutuhan bersama sesuai dengan kondisi kewilayahan,\u201dKalau di desa kita sering terjadi kekeringan dan krisis air bersih, maka perlu didorong adanya aturan bersama untuk mengatur pengelolaan air minum dari hulu sampai ke hilir\u201d, katanya. Written by : Hendra P. Saputra *). Kepala Desa di lima lokasi desa dampingan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) KONSEPSI NTB bersepakat melakukan kerjasama antar desa satu kawasan dalam melakukan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di tingkat desa.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-28T03:42:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-09T02:28:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB\",\"datePublished\":\"2022-05-28T03:42:32+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-09T02:28:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/\"},\"wordCount\":421,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"Desa Tangguh Bencana\",\"PRB Caritas Germany\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg\",\"datePublished\":\"2022-05-28T03:42:32+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-09T02:28:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB - KONSEPSI","og_description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) atas dukungan pendanaan dari Caritas Germany menggelar pertemuan para pihak di lima desa dampingan untuk mendorong kerjasama PRB antar desa berbasis kawasan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Kepala Desa di lima desa dampingan KONSEPSI. \u201cBencana itu tidak bisa ditangani secara parsial dan dibatasi oleh administratif wilayah, tetapi basisnya adalah antar kawasan.Bisa saja bencana itu terjadi dari satu desa akan tetapi dampaknya juga dirasakan oleh masyarakat di desa terdekat\u201d, tegas Hairul Anwar, Program Manajer (PM) Desa Tangguh KONSEPSI, Selasa, 16 Maret 2021. Program Manager Desa Tangguh KONSEPSI itu juga menyoroti minimnya kerjasama antar desa tentang isu pengurangan risiko bencana, karena kerjasama antar desa selama ini lebih didorong pada usaha untuk meningkatkan produktivitas ekonomi antar kawasan, \u201cKita ingin kerjasama antar desa satu kawasan itu bukan hanya berfokus pada peningkatan ekonomi semata, tetapi juga harus dibarengi dengan kerjasama untuk mengurangi risiko bencana\u201d, katanya. Desa yang menjadi model percontohan PRB berbasis kawasan ini dipilih oleh KONSEPSI karena memiliki ragam bentuk jenis ancaman bencana, mulai dari bencana geologi, hidrometeorologi, dan bencana non-alam. Desa-desa itu terdiri dari: Desa Akar Akar, Desa Gunjan Asri, dan Desa Andalan di Kabupaten Lombok Utara. Berikutnya, Desa Obel Obel dan Desa Madayin di Kabupaten Lombok Timur. Kepala Desa Akar Akar, Akarman, S.Sos, mengatakan pemerintah desa akan memberikan dukungan atas program ini, \u201cKami dari Pemerintah Desa akan mendukung penuh program ini, karena kita semua menyadari bencana itu adalah urusan bersama sehingga kerjasama antar desa itu sangat perlu dilakukan,\u201d imbuhnya. Sementara itu, dalam kegiatan terpisah, Satrasip, Sekretaris Desa Obel Obel mengakui pengalaman mereka dalam menangani bencana banjir bandang selama ini belum terintegrasi dengan desa tetangga, \u201cDesa Obel Obel dan Desa Madayin ini sangat rawan terjadi banjir bandang, namun penanganannya masih menjadi urusan masing-masing desa. Semoga melalui program ini, kedua desa ini dapat membangun kerjasama\u201d, harapnya. Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari ini juga turut mengundang perwakilan pemerintah di tingkat kecamatan dan kabupaten. Agus Hery Purnomo dari BPBD Kabupaten Lombok Utara menekankan agar kerjasama antar desa didorong atas kebutuhan bersama sesuai dengan kondisi kewilayahan,\u201dKalau di desa kita sering terjadi kekeringan dan krisis air bersih, maka perlu didorong adanya aturan bersama untuk mengatur pengelolaan air minum dari hulu sampai ke hilir\u201d, katanya. Written by : Hendra P. Saputra *). Kepala Desa di lima lokasi desa dampingan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) KONSEPSI NTB bersepakat melakukan kerjasama antar desa satu kawasan dalam melakukan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di tingkat desa.","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2022-05-28T03:42:32+00:00","article_modified_time":"2023-03-09T02:28:00+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB","datePublished":"2022-05-28T03:42:32+00:00","dateModified":"2023-03-09T02:28:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/"},"wordCount":421,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg","articleSection":["Berita","Desa Tangguh Bencana","PRB Caritas Germany"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/","name":"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg","datePublished":"2022-05-28T03:42:32+00:00","dateModified":"2023-03-09T02:28:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/nFKn8cdcVnjjcNLoTJqSkJsBnw0xCQ38CmzdQ0ay.jpeg","width":1280,"height":960},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/konsepsi-ntb-dorong-model-percontohan-prb-antar-desa-berbasis-kawasan-di-ntb\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KONSEPSI NTB Dorong Model Percontohan PRB Antar Desa Berbasis Kawasan di NTB"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=447"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/447\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/448"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}