{"id":471,"date":"2022-05-28T10:48:30","date_gmt":"2022-05-28T02:48:30","guid":{"rendered":"https:\/\/konsepsi.org\/?p=471"},"modified":"2023-10-16T12:09:37","modified_gmt":"2023-10-16T04:09:37","slug":"sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/","title":{"rendered":"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Lombok Timur \u2013 Konsepsi NTB dan Oxfam bersama ANCP (Australian NGO Corporation) di Indonesia atas dukungan dari DFAT (Australian Government Department of Foreign Affair and Trad) melakukan Sosialisasi Pencegahan Penularan dan Pengendalian Covid-19 di Sembalun, Minggu (5\/9\/2021).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam penyampaiannya Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. H. Fathurrahman, M.Kes menekankan dua hal penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Kedua hal tersebut adalah Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau penanganan itu berbicara bagaimana saat orang sudah terkonfirmasi positif, ini adalah lebih banyak tanggung jawabnya bagi tim kesehatan. Kalau kita di masyarakat yang harus diketahaui yaitu pencegahan\u201d Ujar Fathurrahman yang juga pernah menjadi Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur.<br \/>\nSembalun sebagai salah satu daerah yang banyak dikunjungi wisatawan harus melakukan pencegahan sebaik mungkin supaya tidak menjadi episentrum covid-19 di Lombok Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masyarakat memiliki andil yang cukup besar dalam melakukan pencegahan covid-19. Sehingga masyarakat dapat terus beraktifitas secara aman berdampingan dengan covid-19 untuk beberapa waktu kedepan. \u201cPencegahan yang terbaik adalah dengan menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan menjaga jarak\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan data yang ada, sampai saat ini Kecamatan Sembalun menjadi daerah zona hijau paling lama di Kabupaten Lombok Timur. Kendati demikian, masyarakat tidak boleh lengah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSering kami sampaikan biasanya kecamatan yang tidak ada kasusnya itu justru lengah atau istilahnya mungkin abai akhirnya tidak pakai masker dan seterusnya\u201d terang Fathurrahman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita semua sehingga masyarakat tetap terjaga serta roda perkonomian dan aktivitas pariwisata tetap berputar. Pasalnya selama ini aktivitas pariwisata di Sembalun lesu akibat pandemic Covid-19.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSudah lama kita tidak memiliki uang dari aktivitas wisata, selama ini kami mengandalkan pertanian dan itupun sedikit\u201d keluh Amin Riis salah seorang pelaku wisata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu ketika aktivitas wisata sudah dibuka kembali hal penting yang harus dilakukan adalah menjamin keselamatan masyarakat dan wisatawan. Dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan covid-19.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Timur \u2013 Konsepsi NTB dan Oxfam bersama ANCP (Australian NGO Corporation) di Indonesia atas dukungan dari DFAT (Australian Government Department of Foreign Affair and Trad) melakukan Sosialisasi Pencegahan Penularan dan Pengendalian Covid-19 di Sembalun, Minggu (5\/9\/2021). Dalam penyampaiannya Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. H. Fathurrahman, M.Kes menekankan dua hal penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Kedua hal tersebut adalah Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. \u201cKalau penanganan itu berbicara bagaimana saat orang sudah terkonfirmasi positif, ini adalah lebih banyak tanggung jawabnya bagi tim kesehatan. Kalau kita di masyarakat yang harus diketahaui yaitu pencegahan\u201d Ujar Fathurrahman yang juga pernah menjadi Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur. Sembalun sebagai salah satu daerah yang banyak dikunjungi wisatawan harus melakukan pencegahan sebaik mungkin supaya tidak menjadi episentrum covid-19 di Lombok Timur. Masyarakat memiliki andil yang cukup besar dalam melakukan pencegahan covid-19. Sehingga masyarakat dapat terus beraktifitas secara aman berdampingan dengan covid-19 untuk beberapa waktu kedepan. \u201cPencegahan yang terbaik adalah dengan menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan menjaga jarak\u201d terangnya. Berdasarkan data yang ada, sampai saat ini Kecamatan Sembalun menjadi daerah zona hijau paling lama di Kabupaten Lombok Timur. Kendati demikian, masyarakat tidak boleh lengah. \u201cSering kami sampaikan biasanya kecamatan yang tidak ada kasusnya itu justru lengah atau istilahnya mungkin abai akhirnya tidak pakai masker dan seterusnya\u201d terang Fathurrahman. Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita semua sehingga masyarakat tetap terjaga serta roda perkonomian dan aktivitas pariwisata tetap berputar. Pasalnya selama ini aktivitas pariwisata di Sembalun lesu akibat pandemic Covid-19. \u201cSudah lama kita tidak memiliki uang dari aktivitas wisata, selama ini kami mengandalkan pertanian dan itupun sedikit\u201d keluh Amin Riis salah seorang pelaku wisata. Oleh karena itu ketika aktivitas wisata sudah dibuka kembali hal penting yang harus dilakukan adalah menjamin keselamatan masyarakat dan wisatawan. Dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan covid-19.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":472,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,35,21],"tags":[],"class_list":["post-471","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-covid-19","category-icdrc"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah! - KONSEPSI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah! - KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lombok Timur \u2013 Konsepsi NTB dan Oxfam bersama ANCP (Australian NGO Corporation) di Indonesia atas dukungan dari DFAT (Australian Government Department of Foreign Affair and Trad) melakukan Sosialisasi Pencegahan Penularan dan Pengendalian Covid-19 di Sembalun, Minggu (5\/9\/2021). Dalam penyampaiannya Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. H. Fathurrahman, M.Kes menekankan dua hal penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Kedua hal tersebut adalah Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. \u201cKalau penanganan itu berbicara bagaimana saat orang sudah terkonfirmasi positif, ini adalah lebih banyak tanggung jawabnya bagi tim kesehatan. Kalau kita di masyarakat yang harus diketahaui yaitu pencegahan\u201d Ujar Fathurrahman yang juga pernah menjadi Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur. Sembalun sebagai salah satu daerah yang banyak dikunjungi wisatawan harus melakukan pencegahan sebaik mungkin supaya tidak menjadi episentrum covid-19 di Lombok Timur. Masyarakat memiliki andil yang cukup besar dalam melakukan pencegahan covid-19. Sehingga masyarakat dapat terus beraktifitas secara aman berdampingan dengan covid-19 untuk beberapa waktu kedepan. \u201cPencegahan yang terbaik adalah dengan menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan menjaga jarak\u201d terangnya. Berdasarkan data yang ada, sampai saat ini Kecamatan Sembalun menjadi daerah zona hijau paling lama di Kabupaten Lombok Timur. Kendati demikian, masyarakat tidak boleh lengah. \u201cSering kami sampaikan biasanya kecamatan yang tidak ada kasusnya itu justru lengah atau istilahnya mungkin abai akhirnya tidak pakai masker dan seterusnya\u201d terang Fathurrahman. Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita semua sehingga masyarakat tetap terjaga serta roda perkonomian dan aktivitas pariwisata tetap berputar. Pasalnya selama ini aktivitas pariwisata di Sembalun lesu akibat pandemic Covid-19. \u201cSudah lama kita tidak memiliki uang dari aktivitas wisata, selama ini kami mengandalkan pertanian dan itupun sedikit\u201d keluh Amin Riis salah seorang pelaku wisata. Oleh karena itu ketika aktivitas wisata sudah dibuka kembali hal penting yang harus dilakukan adalah menjamin keselamatan masyarakat dan wisatawan. Dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan covid-19.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"KONSEPSI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-28T02:48:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-16T04:09:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"889\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\"},\"headline\":\"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah!\",\"datePublished\":\"2022-05-28T02:48:30+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-16T04:09:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/\"},\"wordCount\":317,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\",\"Covid-19\",\"ICDRC Program\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/\",\"name\":\"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah! - KONSEPSI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg\",\"datePublished\":\"2022-05-28T02:48:30+00:00\",\"dateModified\":\"2023-10-16T04:09:37+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/05\\\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":889},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"description\":\"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"KONSEPSI NTB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#organization\",\"name\":\"KONSEPSI\",\"alternateName\":\"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/favicon-1.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"KONSEPSI\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/konsepsi.ntb.1\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\",\"admin\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/konsepsi.org\\\/en\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah! - KONSEPSI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah! - KONSEPSI","og_description":"Lombok Timur \u2013 Konsepsi NTB dan Oxfam bersama ANCP (Australian NGO Corporation) di Indonesia atas dukungan dari DFAT (Australian Government Department of Foreign Affair and Trad) melakukan Sosialisasi Pencegahan Penularan dan Pengendalian Covid-19 di Sembalun, Minggu (5\/9\/2021). Dalam penyampaiannya Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. H. Fathurrahman, M.Kes menekankan dua hal penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Kedua hal tersebut adalah Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. \u201cKalau penanganan itu berbicara bagaimana saat orang sudah terkonfirmasi positif, ini adalah lebih banyak tanggung jawabnya bagi tim kesehatan. Kalau kita di masyarakat yang harus diketahaui yaitu pencegahan\u201d Ujar Fathurrahman yang juga pernah menjadi Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur. Sembalun sebagai salah satu daerah yang banyak dikunjungi wisatawan harus melakukan pencegahan sebaik mungkin supaya tidak menjadi episentrum covid-19 di Lombok Timur. Masyarakat memiliki andil yang cukup besar dalam melakukan pencegahan covid-19. Sehingga masyarakat dapat terus beraktifitas secara aman berdampingan dengan covid-19 untuk beberapa waktu kedepan. \u201cPencegahan yang terbaik adalah dengan menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan menjaga jarak\u201d terangnya. Berdasarkan data yang ada, sampai saat ini Kecamatan Sembalun menjadi daerah zona hijau paling lama di Kabupaten Lombok Timur. Kendati demikian, masyarakat tidak boleh lengah. \u201cSering kami sampaikan biasanya kecamatan yang tidak ada kasusnya itu justru lengah atau istilahnya mungkin abai akhirnya tidak pakai masker dan seterusnya\u201d terang Fathurrahman. Hal ini tentu harus menjadi perhatian kita semua sehingga masyarakat tetap terjaga serta roda perkonomian dan aktivitas pariwisata tetap berputar. Pasalnya selama ini aktivitas pariwisata di Sembalun lesu akibat pandemic Covid-19. \u201cSudah lama kita tidak memiliki uang dari aktivitas wisata, selama ini kami mengandalkan pertanian dan itupun sedikit\u201d keluh Amin Riis salah seorang pelaku wisata. Oleh karena itu ketika aktivitas wisata sudah dibuka kembali hal penting yang harus dilakukan adalah menjamin keselamatan masyarakat dan wisatawan. Dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan covid-19.","og_url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/","og_site_name":"KONSEPSI","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1","article_published_time":"2022-05-28T02:48:30+00:00","article_modified_time":"2023-10-16T04:09:37+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":889,"url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211"},"headline":"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah!","datePublished":"2022-05-28T02:48:30+00:00","dateModified":"2023-10-16T04:09:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/"},"wordCount":317,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg","articleSection":["Berita","Covid-19","ICDRC Program"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/","name":"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah! - KONSEPSI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg","datePublished":"2022-05-28T02:48:30+00:00","dateModified":"2023-10-16T04:09:37+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/#primaryimage","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/NX0ARmZneISjrsmuuXB6VSZoUzcLSQHJp302yYys.jpeg","width":1280,"height":889},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/sembalun-zona-hijau-kadikes-lotim-masyarakat-tidak-boleh-lengah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/konsepsi.org\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sembalun Zona Hijau, Kadikes Lotim : Masyarakat tidak boleh lengah!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#website","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","name":"KONSEPSI","description":"Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB","publisher":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization"},"alternateName":"KONSEPSI NTB","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/konsepsi.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#organization","name":"KONSEPSI","alternateName":"Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi","url":"https:\/\/konsepsi.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","contentUrl":"https:\/\/konsepsi.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/favicon-1.png","width":512,"height":512,"caption":"KONSEPSI"},"image":{"@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/konsepsi.ntb.1"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/konsepsi.org\/#\/schema\/person\/b8a10bf87389dcfb4fa3081475a4e211","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8f35457eb65e4de181a5401f81df45635573ed6dc0664642afd54ecaa83b31c1?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/konsepsi.org","admin"],"url":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/471","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=471"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/471\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/472"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=471"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=471"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/konsepsi.org\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=471"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}