Mataram, 9 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Kementerian PPN/Bappenas, Program Low Carbon Development Indonesia (LCDI), dan KONSEPSI NTB menyelenggarakan Kick Off Meeting dan Diseminasi Pertama Kelompok Kerja Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim Daerah (PRKBI-D). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengintegrasikan pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim ke dalam kebijakan, perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan pembangunan di Provinsi NTB.
PRKBI-D Menjadi Fondasi Perencanaan Pembangunan Rendah Karbon di NTB
Kick Off Meeting PRKBI-D menjadi momentum penting untuk menyatukan visi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan serta ketahanan terhadap perubahan iklim. Melalui forum ini, seluruh peserta membangun pemahaman bersama mengenai arah kebijakan pembangunan rendah karbon yang akan diterapkan di Provinsi NTB.
Kelompok Kerja PRKBI-D diharapkan menjadi wadah koordinasi yang mampu menghubungkan berbagai sektor pembangunan, sehingga setiap kebijakan dan program pemerintah dapat mendukung pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi Multipihak Dorong Kebijakan Berbasis Ketahanan Iklim
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, organisasi masyarakat sipil, mitra pembangunan, hingga sektor swasta. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan bahwa isu perubahan iklim tidak lagi dipandang sebagai isu sektoral, tetapi menjadi bagian integral dari proses pembangunan daerah.
Melalui diskusi dan diseminasi, peserta juga berbagi pengalaman mengenai praktik pembangunan rendah karbon, strategi adaptasi perubahan iklim, serta peluang kolaborasi untuk memperkuat implementasi kebijakan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Integrasi Pembangunan Rendah Karbon dalam Perencanaan Daerah
Salah satu fokus utama kegiatan adalah mendorong integrasi prinsip pembangunan rendah karbon ke dalam dokumen perencanaan daerah. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya alam, menjaga kualitas lingkungan, memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, serta mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.
Selain itu, forum ini menjadi ruang untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antarinstansi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mendorong pemanfaatan data dan informasi sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih efektif.
KONSEPSI NTB Dukung Transformasi Pembangunan Berkelanjutan
Sebagai mitra pembangunan, KONSEPSI NTB terus berkomitmen mendukung Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat tata kelola pembangunan yang adaptif terhadap perubahan iklim. Melalui pendampingan, penguatan kapasitas, serta fasilitasi kolaborasi lintas sektor, KONSEPSI berharap implementasi PRKBI-D dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai daerah yang tangguh terhadap tantangan perubahan iklim.
Ke depan, Kelompok Kerja PRKBI-D diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya berbagai inovasi kebijakan pembangunan rendah karbon yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.




