Perempuan Penjaga Hutan Tampilkan Kekayaan Pangan Lokal di Ubud Food Festival 2026

Perempuan Penjaga Hutan Tampilkan Kekayaan Pangan Lokal di Ubud Food Festival 2026

Ubud, Bali – Perempuan Penjaga Hutan (Women Forest Defenders/WFD) membawa semangat pelestarian hutan dan kearifan pangan lokal ke panggung Ubud Food Festival (UFF) 2026, salah satu festival kuliner terbesar di Indonesia. Melalui pameran produk, demonstrasi memasak, dan sesi berbagi cerita, para perempuan penjaga hutan memperkenalkan hasil hutan serta tradisi kuliner yang telah diwariskan secara turun-temurun kepada pengunjung dari berbagai daerah maupun mancanegara.

Keikutsertaan dalam Ubud Food Festival menjadi kesempatan untuk memperkenalkan bahwa hutan bukan hanya berfungsi sebagai penyangga kehidupan dan pelindung lingkungan, tetapi juga menjadi sumber pangan, pengetahuan, dan penghidupan bagi masyarakat. Berbagai produk hasil hutan non-kayu, bahan pangan lokal, hingga olahan tradisional ditampilkan sebagai bukti bahwa praktik pengelolaan hutan berbasis masyarakat mampu menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam.

Selain menghadirkan beragam produk unggulan, Perempuan Penjaga Hutan juga menggelar demonstrasi memasak menggunakan bahan-bahan lokal yang berasal dari kawasan hutan dan lahan masyarakat. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung mengenai kekayaan cita rasa nusantara sekaligus memperkenalkan pentingnya mempertahankan praktik pangan lokal yang berkelanjutan.

Tema Ubud Food Festival 2026, “Farmers: Guardians of Land and Sea” (Petani: Penjaga Daratan dan Lautan), selaras dengan perjuangan Perempuan Penjaga Hutan dalam menjaga ekosistem sekaligus melestarikan pengetahuan tradisional. Melalui tema tersebut, festival menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran bahwa petani, masyarakat adat, dan komunitas lokal memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan.

Partisipasi dalam festival ini juga membuka peluang bagi kelompok perempuan untuk memperluas jejaring, memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas, serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap isu pangan berkelanjutan, kehutanan sosial, dan pemberdayaan perempuan. Interaksi dengan pengunjung, pelaku usaha kuliner, hingga pegiat lingkungan menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai tambah produk lokal.

Melalui dukungan berbagai pihak, KONSEPSI NTB terus mendorong penguatan kapasitas Women Forest Defenders agar mampu menjadi pelaku utama dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Keikutsertaan di Ubud Food Festival 2026 diharapkan semakin memperkuat pengakuan terhadap peran perempuan dalam menjaga hutan, melestarikan kearifan lokal, serta mendukung pembangunan ekonomi masyarakat yang berlandaskan keberlanjutan.

Bagikan Tulisan ini:

Lihat Artikel lainnya

Berlangganan Berita Kami

Jangan lewatkan Update Kegiatan-kegiatan terbaru dari Kami

Having Computer issues?

Get Free Diagnostic and Estimate From Computer Specialist!