Workshop Evaluasi dan Pembelajaran Program Dukungan Kepada Masyarakat Miskin Laki-Laki dan Perempuan untuk Mendapatkan Hak-Haknya Terkait dengan Informasi Iklim

Workshop Evaluasi dan Pembelajaran Program Dukungan Kepada Masyarakat Miskin Laki-Laki dan Perempuan untuk Mendapatkan Hak-Haknya Terkait dengan Informasi Iklim

Mataram, 15/7/2020. Memasuki fase akhir dari Program Climate Change Adaptation (CCA) pada Bulan Juli 2020, perlu diketahui nilai kegunaan, manfaat, dampak, dan hasil yang telah dicapai dalam pelaksanaan program. Berdasarkan hal tersebut Konsorsium untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) NTB dengan dukungan Islamic Relief menyelenggarakan “Workshop Evaluasi dan Pembelajaran Program Dukungan Kepada Masyarakat Miskin Laki-Laki dan Perempuan Untuk Mendapatkan Hak-Haknya Terkait Dengan Informasi Iklim”.

 

KONSEPSI dan Islamic Relief sudah dua tahun lebih, bekerjasama dengan pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan beberapa pihak, guna mendorong penguatan kapasitas daerah dan masyarakat untuk adaptasi terhadap perubahan iklim. Program ini menyasar pada level pemerintah dan level komunitas.  Pada level pemerintah program ini telah mendukung upaya membangun sistem adaptasi daerah antara lain hasilnya adalah terbitnya Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat No. 54 Tahun 2019 mengenai Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim Nusa Tenggara Barat. Dokumen memuat secara lengkap perencanaan kegiatan adaptasi perubahan iklim di tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota dengan fokus kegiatan pada empat sektor utama yaitu; bidang pertanian, sumber daya air, pesisir dan pulau-pulau kecil, dan kesehatan.

 

Selain itu untuk mengawal dan memfasilitasi dukungan dan kerjasama para pihak telah pula terbentuk Kelompok Kerja Adaptasi Perubahan Iklim (POKJA API) di tingkat Provinsi dan Kabupaten Lombok Timur. Pada level Komunitas program ini telah mendukung upaya penguatan kapasitas masyarakat untuk adaptasi terhadap dampak perubahan iklim pada kegiatan dan matapencaharian mereka. Strategi implimentasi Sekolah Lapang Iklim telah diimplimentasi pada 3 (tiga) komunitas di Kabupaten Lombok Timur untuk membangun pembelajaran dan penguatan kapasitas adaptasi, yaitu pada komunitas Petani Tadah Hujan, Komunitas Petambak Garam dan Komunitas Pembudidaya Lobster. Kegiatan pada level komunitas telah pula didukung dengan dukungan teknis pengembangan kapasitas dan pendampingan. Dukungan implimentasi teknologi adaptaif dan ramah lingkungan, bantuan sarana dan peralatan produksi, dan dukungan untuk sistem produksi dan kelembagaan telah dilaksanakan. Agar program ini memberikan dampak luas, telah pula dilakukan kegiatan-kegiatan desiminasi dan pengembangan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan para pihak, dengan harapan untuk mendapatkan dukungan luas dan perluasan dampak program ini.

 

Harapanya, kegiatan ini dapat menghimpun masukan dan saran dari berbagai pihak untuk pengembangan dan pembelajaran untuk strategi adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, melakukan evaluasi terhadap hasil dan dampak program ini  untuk adapatasi terhadap dampak perubahan iklim sebagaimana yang menjadi tujuan program, menghimpun dan merumuskan pembelajaran dari pelaksanaan dan hasil yang dicapai dari program ini, serta membuat rekomendasi untuk pengembangan dan penguatan upaya adaptasi terhadap perubahan iklim di NTB, sehingga diketahui apakah program ini perlu ditingkatkan dan diperkuat serta dapat diimplementasikan di tempat lain sebagai salah satu strategi adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, khususnya untuk mendukung upaya masyarakat dalam mengamankan sistem produksi dan sumber penghidupan, serta keberlanjutan mata pencaharian.

 

Written by : Jati Resik DJ

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat Berita lainnya

Berita Terbaru

Berita Popular

Berlangganan Berita Kami

Dapatkan Update Berita dan Belajar Bersama Kami

Having Computer issues?

Get Free Diagnostic and Estimate From Computer Specialist!