KONSEPSI NTB Gelar Pertemuan Dalam Rangka Memaksimalkan Keterlibatan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Dalam Pokja Adaptasi Perubahan Iklim Serta Mendorong Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim di Tingkat Provinsi NTB

KONSEPSI NTB Gelar Pertemuan Dalam Rangka Memaksimalkan Keterlibatan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Dalam Pokja Adaptasi Perubahan Iklim Serta Mendorong Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim di Tingkat Provinsi NTB

KONSEPSI NTB atas dukungan Yayasan Relief Islami Indonesia (YRII) dan Islamic Relief Swedia dengan dukungan pendanaan dari ForumCIV memfasilitasi Kegiatan Peningkatan Kapasitas Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) Untuk Memperkuat Kapasitas Mereka Dalam Mengadvokasi Pembentukan/Integrasi kelompok kerja mitigasi/adaptasi perubahan iklim (API) di Tingkat Kabupaten dan Provinsi Dari Rencana Aksi Sub-Nasional Ke Dalam Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim. Kegiatan ini mengundang 30 OMS yang terdiri dari 15 OMS di Kabupaten Lombok Timur dan 15 OMS di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

Koordinator Area Islamic Relief NTB M. Jawad mengatakan, “salah satu hasil kegiatan proyek pada level Pemprov NTB yaitu terbentuknya Pergub No 54/2019 tentang Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim dan pembentukan Pokja Adaptasi Perubahan Iklim (API) Provinsi NTB dan Selanjutnya pada level pemerintah kabupaten Lombok Timur adalah terbentuk peraturan dan kebijakan untuk adaptasi terhadap perubahan iklim dalam bentuk Surat Keputusan Bupati Lombok Timur  No: 188.45/95/PD/2020 Tentang Pembentukan Kelompok Kerja Adaptasi Perubahan Iklim Kabupaten Lombok Timur Tahun 2020”.

 

“Lebih lanjut Ia menjelaskan tentang peluang advokasi ke BAPPENAS untuk penguatan Pokja terkait pembangunan rendah karbon dan ketahanan iklim di NTB.”

 

Eko Krismantono selaku Program manager DECCAP mengatakan “Rencana Pembangunan Rendah Karbon dan Ketahanan Iklim adalah kerangka nasional baru yang dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Setiap pemerintah daerah didorong untuk mengadopsi rencana ini dan Bappenas telah memberikan panduan tentang bagaimana menghasilkan rencana tersebut. Rencana ini selanjutnya digunakan sebagai pengganti rencana aksi adaptasi dan Mitigasi terhadap perubahan iklim di Provinsi NTB.”

 

Harapannya kedepan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan seluruh komponen masyarakat terlibat dalam menyusun program aksi adaptasi perubahan iklim untuk menjamin atau mengamankan pencapaian sasaran utama pembangunan yang mampu meningkatkan ketahanan masyarakat, baik secara fisik, ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap perubahan iklim tersebut.

Written by: Galang

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat Berita lainnya

Berita Terbaru

Berita Popular

Berlangganan Berita Kami

Dapatkan Update Berita dan Belajar Bersama Kami

Having Computer issues?

Get Free Diagnostic and Estimate From Computer Specialist!