Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Siaga Bencana Desa di Pulau Lombok

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tim Siaga Bencana Desa di Pulau Lombok

Sebagai upaya untuk mendukung pelaksanaan program Desa Tangguh Bencana, Konsorsium Untuk Studi dan Pengembangan Partisipasi (KONSEPSI) dengan dukungan dari Caritas Germany memfasilitasi pelatihan peningkatan kapasitas Tim Siaga Bencana Desa di empat (4) desa lokasi proyek terdiri dari: Desa Obel-Obel, Kabupaten Lombok Timur; Desa Akar-Akar, Kabupaten Lombok Utara; Desa Gelangsar, Kabupaten Lombok Barat; dan Desa Aik Berik, Kabupaten Lombok Tengah. Rangkaian kegiatan ini di mulai dari tanggal 13 Mei sampai dengan 18 Mei 2020 dengan melibatkan anggota TSBD, pemerintah desa, instansi kesehatan, dan BPBD Kabupaten.

 

Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam konteks kebencanaan menjadi sangat urgen dan penting di tengah kondisi masyarakat yang belakangan ini cukup rentan terhadap berbagai jenis bencana. Dengan demikian, melalui pelatihan peningkatan kapasitas TSBD telah menjadi salah satu prasyarat penting dalam membangun ketangguhan desa ketika menghadapi bencana.

 

Hairul Anwar selaku Program Manager (PM) dalam sambutannya mengatakan bahwa “Pelatihan ini penting dilakukan dengan harapan fasilitator Desa Tangguh Bencana mampu mentransfer pengetahuan mereka kepada anggota TSBD yang kedepannya dapat menjadi aktor utama dalam melakukan upaya penanggulangan bencana di level desa.”ujarnya.

 

Sementara itu, dalam kegiatan pelatihan yang terpisah, Akarman, S.Sos, selaku Kepala Desa Akar-Akar dalam sambutannya mengatakan bahwa “Kami mengapresiasi KONSEPSI dan Caritas Germany telah memfasilitasi kegiatan pelatihan ini karena keberadaan TSBD di desa sangat penting, bahkan secara aktif telah ikut berpartisipasi dan terlibat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di desa”,ujarnya.

 

Dalam proses pelaksanaannya, kegiatan ini dilakukan melalui diskusi interaktif kelompok yang dipandu oleh fasilitator Desa Tangguh Bencana dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. Dalam rangkaian kegiatan pelatihan ini, peserta juga dibekali dengan materi tentang strategi pencegahan penyebaran Covid-19 berbasis komunitas. Materi ini dianggap penting mengingat pola penyebaran Covid-19 begitu cepat dan masif sehingga dibutuhkan pengetahuan yang mendalam untuk melakukan langkah-langkah antisipatif dalam mengatasinya.

 

Selain itu, selama proses kegiatan pelatihan ini berlangsung, peserta diberikan bahan modul bacaan yang terdiri dari: Penilaian Ketangguhan Desa (PKD), Sistem Peringatan Dini Inklusif di Masyarakat, Penyusunan Rencana Evakuasi, dan Penyusunan Rencana Kontijensi Desa. Modul yang telah disusun melalui pelatihan ini kemudian akan direkomendasikan kepada pemerintah desa untuk dilegalisasi sebagai dokumen kebijakan penanggulangan kebencanaan di level desa.

 

Written by: Hendra Puji Saputra

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat Berita lainnya

Berita Terbaru

Berita Popular

Berlangganan Berita Kami

Dapatkan Update Berita dan Belajar Bersama Kami

Having Computer issues?

Get Free Diagnostic and Estimate From Computer Specialist!