Relawan FPRBK Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang di Desa Malaka

Relawan FPRBK Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang di Desa Malaka

KONSEPSI – Imbas banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Desa Malaka beberapa waktu yang lalu masih menyisakan rasa pilu. Para relawan yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana Kawasan (FPRBK) bergerak untuk menyalurkan donasi.

 

Kondisi rumah warga yang rusak parah, mengetuk hati para dermawan bersama dengan pengurus FPRBK Desa Pemenang Barat dan Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara untuk memberikan bantuan berupa uang.

 

Banjir bandang menyebabkan rumah salah seorang warga bernama Sagir yang beralamat di Dusun Lendang Luar, Desa Malaka ini rusak parah dan tak dapat dihuni lagi.

 

Rumah Sagir tepat berada di bantaran sungai kecil jalur air banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada Minggu, 16 Oktober 2022 yang lalu.

 

Ketika sungai itu meluap, sontak air dan lumpur dengan arus yang deras begitu lancar menerjang dinding rumah Sagir beserta isi-isinya yang dibawa hanyut.

 

Prihatin dengan kondisi yang dialami Sagir, FPRBK pun bergerak untuk menyalurkan donasi kepada bapak yang tinggal bersama dengan satu istri dan tiga orang anak ini.

 

Donasi berupa sejumlah uang dari hasil patungan yang dikumpulkan oleh para relawan FPRBK bersama dengan warga lainnya.

 

Bantuan dengan sejumlah uang itu nantinya akan dipakai Sagir membeli sepetak tanah untuk membangun tempat tinggalnya di lokasi yang baru.

 

“Forum Pengurangan Resiko Bencana Kawasan yang menyalurkan donasi kepada korban kerdampak banjir bandang atas nama bapak Sagir,” kata Muhammad Sya’ban Ketua FPRBK, Rabu (9/11/2022).

 

Penyaluran bantuan dilakukan relawan FPRBK pada hari Senin, 7 November kemarin. Saat ini Sagir tinggal sementara di rumah tetangganya yang masih ada hubungan keluarga.

 

“Sementara tinggal di rumah tetangganya. Bantuannya donasi uang yang kita kumpulkan patungan teman-teman FPRBK untuk pembelian tanah, karena lokasi rumahnya tidak layak lagi digunakan. Takutnya sekarang terjadi bencana lagi, sehingga saran dari pemerintah juga dan pengamatan PRB agar direlokasi,” jelas Sekretaris FPRBK, Abdan Hadi.

 

Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh tim media KONSEPSI NTB dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB pada Minggu (16/11/2022) yang lalu menyebut jumlah korban terdampak banjir dan tanah longsor di Desa Malaka mencapai 353 KK atau 1.088 jiwa.

 

Rinciannya di Dusun Malimbu sebanyak 153 KK atau 478 jiwa, Dusun Setangi 93 KK atau 281 jiwa, Dusun Nipah 105 KK atau 321 jiwa.(*)

 

Pewarta: Hari
Keterangan foto: Relawan FPRBK menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Malaka.

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat Berita lainnya

Berita Terbaru

Berita Popular

Berlangganan Berita Kami

Dapatkan Update Berita dan Belajar Bersama Kami

Having Computer issues?

Get Free Diagnostic and Estimate From Computer Specialist!