Sumbawa Besar, NTB — KONSEPSI NTB bersama Program SIAP SIAGA melaksanakan Sosialisasi Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) yang berlangsung pada Kamis, 14 November 2025, bertempat di Aula Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkenalkan Gerakan KENCANA sekaligus mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kecamatan Moyo Utara untuk terlibat aktif dalam upaya memperkuat ketangguhan wilayah terhadap risiko bencana.
Libatkan Pemerintah dan Unsur Masyarakat
Sosialisasi KENCANA diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPBD, Forkopimcam, hingga tokoh masyarakat. Keterlibatan lintas sektor ini dinilai penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai peran kecamatan sebagai simpul koordinasi pengurangan risiko bencana.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan materi terkait konsep dan tujuan Gerakan KENCANA, dilanjutkan dengan diskusi interaktif serta pembahasan awal mengenai rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan desa.
Dorong Percepatan Penerapan SPM Bencana
Melalui sosialisasi ini, Kecamatan Moyo Utara menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bencana di tingkat kecamatan. Gerakan KENCANA diharapkan menjadi kerangka kerja bersama dalam meningkatkan kesiapsiagaan, respons, dan koordinasi penanggulangan bencana secara berkelanjutan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, yang mencerminkan kesadaran dan kepedulian bersama terhadap pentingnya membangun kecamatan yang lebih siap, sigap, dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.
KONSEPSI NTB menegaskan bahwa sosialisasi Gerakan KENCANA merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas wilayah melalui pendekatan kolaboratif, guna mewujudkan pengurangan risiko bencana yang lebih efektif dan terintegrasi.




