Peternak Lokal Perkuat Kapasitas Usaha Lewat Pelatihan Ternak Ayam Kampung di Desa Perigi

Peternak Lokal Perkuat Kapasitas Usaha Lewat Pelatihan Ternak Ayam Kampung di Desa Perigi

Lombok Timur, 24 Mei 2025 — Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, khususnya peternak unggas, KONSORSIUM UNTUK STUDI DAN PENGEMBANGAN PARTISIPASI (KONSEPSI) NTB melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengembangan Usaha Ternak Ayam Kampung di Desa Perigi, Kabupaten Lombok Timur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kelulusan Kemiskinan dan Ketangguhan Masyarakat (PK3M) yang dilaksanakan oleh KONSEPSI NTB dengan dukungan pendanaan dari Islamic Relief USA, serta kerja sama dengan Islamic Relief Indonesia. Program ini menyasar kelompok masyarakat rentan untuk membangun ketahanan ekonomi melalui usaha produktif yang berkelanjutan.

Pelatihan Berbasis Praktik, Fokus pada Kemandirian Peternak

Dibuka oleh fasilitator program, Pak Zayin, pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga sebagai bekal untuk memaksimalkan bantuan modal usaha sebesar Rp7 juta per peserta.

Mewakili Islamic Relief, Rinda Dasan menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian penting dari rangkaian pemberdayaan. “Dengan pengetahuan teknis yang baik, modal yang diberikan bukan hanya bisa berkembang dua kali lipat, tapi bahkan bisa tumbuh hingga berkali-kali lipat,” ujarnya.

Materi Disampaikan oleh Pengawas Mutu Pakan Daerah

Materi pelatihan disampaikan oleh Al’ Adpedhi Sukasel dan Syahirudin, pengawas mutu pakan ternak dari wilayah Lombok Timur. Materi mencakup tiga aspek utama:

  1. Manajemen Kandang & Kesehatan Ayam
  2. Penyusunan Pakan Sesuai Standar Gizi
  3. Pemilihan Bibit Unggul (DOC)

Peserta juga diajak praktik langsung meracik pakan ayam berbasis bahan lokal (jagung, dedak, maggot kering) yang murah namun bergizi tinggi. Tujuannya agar usaha ternak lebih hemat biaya dan tetap produktif.

Antusiasme Tinggi dan Peningkatan Pengetahuan Signifikan

Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta belum menguasai materi teknis ternak ayam, namun memiliki semangat belajar tinggi. Setelah pelatihan, post-test menunjukkan peningkatan pemahaman secara menyeluruh pada empat aspek utama: pemilihan bibit, sistem perkandangan, pakan, dan kesehatan ayam.

“Awalnya kami tidak tahu soal suhu ideal untuk anak ayam atau cara membuat pakan. Tapi sekarang jadi lebih percaya diri untuk memulai usaha,” ujar salah satu peserta.

Sesi tanya jawab berlangsung aktif, membahas isu-isu nyata yang dihadapi peternak seperti kematian anak ayam, penyakit menular, dan kesulitan mengakses vaksin. Para narasumber memberikan solusi teknis dan menyarankan kolaborasi dengan Puskeswan untuk vaksinasi dan pengobatan.

Langkah Lanjut: Pendampingan Usaha dan Monitoring

KONSEPSI NTB menegaskan bahwa pelatihan ini bukan akhir, melainkan awal dari rangkaian intervensi. Para peserta akan terus didampingi dalam implementasi usaha ternak mereka, serta diberikan akses informasi dan pasar untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Melalui pelatihan ini, Program PK3M menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi sosial-ekonomi masyarakat berbasis kemandirian, ilmu praktis, dan keberlanjutan — dengan dukungan penuh dari Islamic Relief USA sebagai donor program.

Bagikan Tulisan ini:

Lihat Artikel lainnya

Berlangganan Berita Kami

Jangan lewatkan Update Kegiatan-kegiatan terbaru dari Kami

Having Computer issues?

Get Free Diagnostic and Estimate From Computer Specialist!